Suara.com - Sejumlah pemimpin negara menyampaikan simpati atas insiden yang terjadi di Stockholm, Swedia, Jumat (7/4/2017). Mereka mengecam aksi seorang lelaki yang menabrakkan truknya ke kerumunan warga di depan sebuah tempat perbelanjaan.
Melansir AFP, kepolisian menyebut ada sejumlah korban tewas dalam insiden tersebut meski tidak disebutkan secara rinci berapa jumlahnya. Perdana Menteri Swedia Stefan Lofven mengatakan, insiden tersebut kemungkinan besar merupakan aksi teror.
Kanselir Jerman Angela Merkel, lewat juru bicaranya mengatakan, Jerman “berdiri bersama melawan teror” bersama Swedia. Merkel juga menyampaikan simpati bagi para korban.
Presiden Rusia Vladimir Putin, dalam pernyataannya menyampaikan, “Di negara kami, kami sudah amat familiar dengan kejahatan terorisme internasional. Di masa sulit ini, warga Rusia menangis bersama warga Swedia”.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), Antonio Guterres mengecam serangan tersebut dan mengucapkan belasungkawa bagi keluarga korban.
“Kita berharap agar mereka yang bertanggungjawab atas serangan ini dihukum seadil-adilnya,” kata Guterres.
Persiden Uni Eropa Jean Claude Juncker mengatakan, serangan tersebut sama saja pukulan berat bagi seluruh negara anggota Uni Eropa.
“Sebuah serangan terhadap salah satu negara anggota kami adalah serangan terhadap kami semua,” kata Juncker.
Presiden Prancis Francois Hollande mengungkapkan keterkejutannya dan kecamannya terhadap aksi tersebut.
“Prancis menyampaikan simpati dan solidaritas kepada keluarga korban dan seluruh warga Swedia,” kata Hollande.
Perdana Menteri Belanda Mark Rutte menyebut serangan tersebut sebagai berita buruk. Ia menyampaikan belasungkawa dari seluruh rakyat bagi Swedia.
“Belasungkawa kami bagi seluruh korban tewas dan korban selamat,” kata Rutte lewat Twitter.
Ucapan belasungkawa juga datang dari Kementerian Luar Negeri Hungaria.
“Tidak dapat dimengerti bagaimana orang-orang yang sedang berjalan-jalan di jalanan kota dan tiba-tiba mereka menjadi korban serangan brutal. Kami mengutuk aksi seperti ini,” sebut mereka dalam sebuah pernyataan.
Seperti dikabarkan sebelumnya, sebuah truk tiba-tiba menabrak kerumunan orang di depan tempat perbelanjaan di Stockholm. Selain menewaskan sejumlah korban, serangan ini juga membuat beberapa orang luka-luka. (AFP)
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
400 Tentara AS Terluka dalam Perang Iran
-
Disenggol Soal Paus Leo XIV hingga Tak Dibantu di Selat Hormuz, Trump Tantrum ke PM Italia
-
Anak Palestina Dilarang Sekolah, Israel Tembak Gas Air Mata ke 55 Siswa SD
-
Usai Kasus Foto AI PPSU, Pramono Benahi Sistem JAKI dan Batasi Akses Laporan ASN
-
Senyap, Iran Siap-siap Stok Rudal dan Drone di Tengah Gencatan Senjata
-
Bukan di Bawah Menteri, Baleg DPR Sepakat Bentuk Badan Baru Untuk Kelola Satu Data Indonesia
-
Petisi Tembus 1 Juta Tanda Tangan, Warga Eropa Desak Uni Eropa Putus Hubungan dengan Israel
-
Kasus ISPA Sempat Naik, Pancoran Perkuat Edukasi Kesehatan Lewat 125 Kader
-
Lobi Prabowo ke Putin Berhasil Amankan Pasokan BBM, Eddy Soeparno: Indonesia Masuk Zona Aman
-
Iran Perketat Aturan Selat Hormuz Hadapi Blokade AS di Teluk Persia