Suara.com - Satu mobil Toyota Avanza terbakar di kawasan Cawang Kompor, Jakarta Timur, Minggu (16/4/2017) dini hari tadi. Lokasi terbakarnya mobil tak jauh dari acara Tablig Akbar yang digelar Front Pembela Islam (FPI).
"Iya benar. Itu lagi pas acara Isra Mi'raj, di sebelah BNN. Majelis taklim Habib Hamid," kata Juru Bicara FPI Slamet Maarif kepada Suara.com hari ini.
Lebih lanjut kata Slamet, tak ada satu pun anggota kepolisian yang melakukan pengamanan di lokasi tablig akbar sebelum mobil terbakar.
"Kami tidak melihat adanya petugas dari kepolisian yang biasanya mengerahkan ratusan personil untuk berjaga jaga di saat acara berlangsung," ujarnya.
Slamet pun mengendus ada yang tak beres dari peristiwa itu. Dia menduga terbakarnya mobil di sana sengaja dilakukan oleh pihak tertentu untuk mencelakai pimpinan FPI Rizieq Shihab yang hadir di acara tersebut.
Dugaan Slamet ini berdasarkan temuan delapan drigen bensin di dalam dua mobil, yakni Toyota Kijang Grand berplat nomor B 1552 AH dan Toyota Kijang Bernopol B 7208 EQ. Kedua mobil tersebut berada di area talblig akbar.
"Indikasi kuat dugaan kejadian ini sudah di setting dan ingin mencelakai Imam Besar FPI dan umat Islam yang Hadir. Namun Allah Maha Pelindung aksi teror biadab ini menjadi gagal dan hanya satu mobil yang terbakar dan hampir memakan korban Jiwa dari jamaah ibu-ibu," ujarnya menjelaskan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Aktifitas Sentul City Disetop Pascabanjir, Pemkab Bogor Selidiki Izin dan Drainase
-
Anggota MRP Tolak PSN di Merauke: Dinilai Ancam Ruang Hidup dan Hak Masyarakat Adat
-
Kemensos dan BPS Lakukan Groundcheck 11 Juta PBI-JKN yang Dinonaktifkan, Target Tuntas Dua Bulan
-
Bupati Buol Akui Terima Rp 160 Juta dan Tiket Konser BLACKPINK, KPK Siap Usut Tuntas!
-
KPK Dalami Hubungan Jabatan Mulyono di 12 Perusahaan dengan Kasus Restitusi Pajak
-
Saksi Ahli Berbalik Arah! Mohamad Sobary Dukung Roy Suryo Cs dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Gus Yaqut Praperadilan: Ini Tiga Alasan di Balik Gugatan Status Tersangka Korupsi Kuota Haji
-
Kampung Nelayan Merah Putih Diubah Jadi 'Mesin Ekonomi' Baru, Ini Rencananya
-
Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Din Syamsuddin Diperiksa Selama 4 Jam
-
Israel Resmi Gabung BoP, Pakar UGM Sebut Indonesia Terjebak Diplomasi 'Coba-Coba' Berisiko Tinggi