Suara.com - Seorang pekerja bangunan bernama Krusdiantoro (18) tewas terjatuh dari lantai enam gedung Atrium Mulya, Jalan HR Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (24/4/2017). Diduga, peristiwa tersebut akibat kecelakaan kerja.
Sapto Yunanto, rekan korban, awalnya mendengar suara benda jatuh ke lantai satu, saat saksi hendak mengambil pipa.
"Ketika akan mengambil pipa untuk dipasang ke tangga lipat. Tidak lama kemudian, teman korban mendengar suara, benda Jatuh," kata Kapolsek Setiabudi Komisaris Polisi Marwato melalui keterangan tertulis.
Merasa ada yang janggal, Sapto bersama seorang mandor bernama Wahir mendatangi lokasi benda jatuh di lantai satu.
Keduanya lantas terbelalak saat mengetahui suara benda jauh itu yang didengar adalah tubuh korban. Saat ditemukan, Krusdiantoro sudah tidak bernyawa.
Sapto dan sang mandor akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke petugas keamanan gedung. Aparat kepolisian dari Polsek Setiabudi baru mendatangi lokasi seusai diberitahukan mengenai kejadian tersebut sekitar pukul 17.00 WIB.
Selain menggelar olah tempat kejadian perkara dan memeriksa saksi, polisi juga telah membawa jenazah Krusdiantoro ke Rumah Sakit Mintoharjo AL, Jakarta Pusat, untuk diautopsi.
Baca Juga: Kominfo Tak Perpanjang Izin 18 Stasiun Radio
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?