Suara.com - Valentino Rossi, pembalap MotoGP Yamaha asal Italia, mengaku terkejut karena bisa memimpin klasemen sementara balapan sepeda motor terbesar di dunia di musim 2017.
Rossi, yang kini berusia 38 tahun itu, kini mengoleksi poin 56 dari tiga seri balapan musim ini. Ia merebut podium ketiga dalam seri pembuka di Qatar dan berturut-turut finish kedua di GP Argentina pada awal April dan di GP Americas pada Minggu (23/4/2017).
Di papan klasemen Rossi berada enam poin di atas rekan setim Maverick Vinales, yang duduk di urutan kedua dan juara bertahan dari Honda, Marc Marquez yang berada di urutan tiga, dengan koleksi poin 38.
"Ini sebuah kejutan besar, terutama bagi kami, karena setelah melakukan uji coba, kami sedikit putus asa dan berpikir, apakah harus menggunakan motor lama dan lain-lain. Tetapi kami akhirnya membuat keputusan tepat," kata Rossi usai balapan di Circuit Of The Americas, Austin, Texas.
"Masalahnya bagi saya dan tim adalah kami butuh waktu lebih banyak untuk memahami motor ini, bagaimana cara menungganginya, dan cara pengaturannya," imbuh dia.
"Tetapi motor ini punya sesuatu yang positif, terutama di akhir balapan. Saya kini bisa lebih menekan dan kuat. Faktanya, di Argentina, saat bertarung melawan Cal Crutchlow dan di sini melawan Dani Pedrosa, saya bahkan bisa menyerang. Tahun lalu, saya selalu sangat cepat di awal balapan tetapi di penghujung laga sangat kewalahan," jelas pembalap yang sudah mengantongi sembilan gelar juara dunia itu.
Meski demikian Rossi menambahkan bahwa terlalu dini untuk bicara soal peluang juara, mengingat masih ada 16 seri yang harus diperebutkan musim ini.
"Musim ini baru berjalan tiga balapan dan jelas akan sangat sukar untuk mempertahankan posisi ini, terutama dalam persaingan dengan Vinales dan Marquez karena mereka selalu yang tercepat. Tetapi untuk saat ini sudah luar biasa," tutup Rossi. (Crash.net)
Berita Terkait
-
MotoGP Belanda 2026: Marc Marquez Incar Hattrick, Pecco Punya Misi Terakhir
-
Marco Bezzecchi vs Marshal: Valentino Rossi Tak Menyangka Muridnya Diskors
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Sprint Race GP Ceko 2026: Bersikap Kasar, Marco Bezzecchi Dilarang Tampil!
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Evakuasi Berjam-jam Pakai Alat Berat, Balita di Tebet Tewas Terperosok Lubang Proyek 4 Meter
-
Amerika: Perdamaian AS - Iran Tidak Batal, Meski Ada Baku Tembak
-
Hari Ini! MK Putuskan Nasib UU Polri hingga Gugatan Peradilan Militer
-
Harga Minyak Dunia Melonjak Usai Perdamaian Iran - AS Terancam Batal Total
-
Anak Buah Donald Trump: Iran dan AS Akan Hentikan Serangan Sementara Waktu
-
Gelombang Panas Ekstrem Eropa Tewaskan 1000 Orang di Prancis Mayoritas Lansia
-
Internal Politik Israel Panas! Benjamin Netanyahu Ancam Keluar dari Partai Likud
-
Polandia Pecahkan Rekor Suhu Tertinggi 40,5C, Gelombang Panas Eropa Bergerak ke Timur
-
Italia Siaga Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 40 C Korban Jiwa Berjatuhan
-
Gempa Susulan 4,8 M Guncang Venezuela, Korban Tewas Tembus 1400 Jiwa