Suara.com - Masih ada cerita tentang kunjungan kerja ke Hongkong. Di negeri itu, banyak kegiatan yang dijalani Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana. Jokowi menceritakannya lewat Facebook.
Salah satu agendanya bertemu warga Indonesia yang bermukim di negara tersebut.
"Tak kurang dari 5.400 warga negara Indonesia datang dan bertemu saya di acara bertajuk Temu Kangen Presiden RI dan Ibu Negara di Hong Kong, semalam. Saya berkeliling, bersalaman dan berfoto bersama mereka, tapi tak semuanya bisa saya jangkau," tulis Jokowi di Facebook.
Dalam pertemuan tersebut, banyak hal disampaikan warga negara Indonesia kepada Jokowi.
"Beberapa di antaranya sempat berbicara langsung di atas panggung. Beragam masukan disampaikan, mulai dari apresiasi atas kinerja rumah sakit di Kulonprogo, keluhan petani Indramayu yang harus menyewa lahan milik pemerintah, hingga mahalnya harga daging, gula dan telur menjelang lebaran," kata dia.
Ada juga yang melapor bahwa Kartu Tenaga Kerja Luar Negeri yang sudah dihapus ternyata masih digunakan untuk mempersulit.
"Saya mohon maaf jika kejadian-kejadian seperti itu masih terjadi. Memang ada yang masih belum bisa dikendalikan, tapi akan terus kita perbaiki, kita benahi. Saya sudah mencatat alamat keluhan anak petani tersebut, juga meminta tolong kepada mereka, jika masih ada oknum yang mempersulit pekerja atau apapun itu, segera laporkan," tulis Jokowi.
Jokowi mendapatkan banyak masukan dari mereka. Semua masukan sangat penting untuk pemerintah.
"Terima kasih atas masukan-masukan ini. Semuanya menjadi catatan buat pemerintah," tulis Jokowi.
Baca Juga: Kisah Pegiat Perpustakaan Keliling Asal Wonogiri Diundang Jokowi
Di Hongkong, ada sekitar 172.826 warga Indonesia yang tinggal di sana. Mereka semua memberikan kontribusi terhadap perekonomian negeri ini.
Tag
Berita Terkait
-
Gerindra Santai Hadapi Safari Politik Jokowi, Pilih Fokus Kawal Program Prabowo
-
Momen Saling Hormat Prabowo-Jokowi Jadi Sorotan, Gerindra Beri Penjelasan Ini!
-
Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?
-
Jokowi Tiba di Jakarta, Bakal Hadiri HUT Bhayangkara Besok
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Dugaan Intimidasi Dokter Icha Dilakukan 3-4 Orang, Hasil Investigasi Diserahkan ke Polisi
-
Kemenkes Soroti Lemahnya Sistem Perlindungan Nakes usai Dugaan Intimidasi dr. Icha
-
Tarif Transjakarta Diusul Rp 5.000, Transjabodetabek Rp 10.000
-
Bukan yang Pertama! Polisi Duga Ada Korban Penyekapan Lain di Percetakan Senen
-
Dicap 'Lembek' Kritik Pemerintah, Said Didu: Saya Bukan Terwo!
-
Usai Minta Maaf, Om Zein Diminta Komnas Perempuan Perbaiki Cara Pandang soal Perempuan
-
Dulu Kontraktor Kini 'Gelandangan', Kisah Jafar Ali Setahun Bertahan di Trotoar Depan UNHCR
-
Menhut Raja Juli Soal Pertemuan dengan Bupati Kuansing: Amplop Dikembalikan, Tak Ada Pelepasan Hutan
-
Ibu Hamil Tewas Tertembak di Papua, DPR Minta Diusut Transparan
-
Said Didu Blak-blakan: Sebut Safari Politik Jokowi Disokong Oligarki hingga Para Koruptor