News / Nasional
Selasa, 02 Mei 2017 | 19:20 WIB
Warga negara Indonesia datang dan bertemu Presiden Joko Widodo di acara bertajuk Temu Kangen Presiden RI dan Ibu Negara di Hong Kong [Biro Pers Istana]

Suara.com - Masih ada cerita tentang kunjungan kerja ke Hongkong. Di negeri itu, banyak kegiatan yang dijalani Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana. Jokowi menceritakannya lewat Facebook.

Salah satu agendanya bertemu warga Indonesia yang bermukim di negara tersebut.

"Tak kurang dari 5.400 warga negara Indonesia datang dan bertemu saya di acara bertajuk Temu Kangen Presiden RI dan Ibu Negara di Hong Kong, semalam. Saya berkeliling, bersalaman dan berfoto bersama mereka, tapi tak semuanya bisa saya jangkau," tulis Jokowi di Facebook.

Dalam pertemuan tersebut, banyak hal disampaikan warga negara Indonesia kepada Jokowi.

"Beberapa di antaranya sempat berbicara langsung di atas panggung. Beragam masukan disampaikan, mulai dari apresiasi atas kinerja rumah sakit di Kulonprogo, keluhan petani Indramayu yang harus menyewa lahan milik pemerintah, hingga mahalnya harga daging, gula dan telur menjelang lebaran," kata dia.

Ada juga yang melapor bahwa Kartu Tenaga Kerja Luar Negeri yang sudah dihapus ternyata masih digunakan untuk mempersulit.

"Saya mohon maaf jika kejadian-kejadian seperti itu masih terjadi. Memang ada yang masih belum bisa dikendalikan, tapi akan terus kita perbaiki, kita benahi. Saya sudah mencatat alamat keluhan anak petani tersebut, juga meminta tolong kepada mereka, jika masih ada oknum yang mempersulit pekerja atau apapun itu, segera laporkan," tulis Jokowi.

Jokowi mendapatkan banyak masukan dari mereka. Semua masukan sangat penting untuk pemerintah.

"Terima kasih atas masukan-masukan ini. Semuanya menjadi catatan buat pemerintah," tulis Jokowi.

Baca Juga: Kisah Pegiat Perpustakaan Keliling Asal Wonogiri Diundang Jokowi

Di Hongkong, ada sekitar 172.826 warga Indonesia yang tinggal di sana. Mereka semua memberikan kontribusi terhadap perekonomian negeri ini.

Load More