Suara.com - Polda Metro Jaya tengah mencari provokator atas peristiwa pembakaran karangan bunga di depan Kantor Balai Kota, Jakarta, beberapa waktu lalu. Karangan bunga itu milik Basuki Tjahaja Purnama.
Kepala Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, bila ada rekaman yang menayangkan detik-detik sebelum aksi itu terjadi, hal itu akan membantu polisi dalam pengungkapannya.
"(Provokator) masih kita identifikasi. Kalau ada rekamannya, bagus," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (2/5/2017).
Saat ini, Polisi akan menyelidiki kasus pembakaran karangan bunga ini. Termasuk, ada tidaknya tindak pidana dalam kasus tersebut.
"Nanti kita tunggu dari hasil penyelidikan berkaitan dengan pembakaran bunga apakah ada yang nyuruh, apakah itu bagian dari kegiatan unras, dari kelompok mana, dari daerah mana. Masih kami identifikasi," tuturnya.
Sebelumnya buruh yang membakar karangan bunga itu mengaku pendukung Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Mereka sudah melakukan kontrak politik dengan Anies-Sandi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Hari Ini! Nadiem Makarim Hadapi Sidang Vonis Korupsi Chromebook, Bakal Dibui 18 Tahun?
-
Penembakan Brutal di Rumah Aman Stade Jerman, 6 Orang Tewas
-
Teror Penembakan di Piala Dunia 2026: 1 Orang Tewas, Korban Lainnya Kritis
-
Mukjizat! 30 Jam di Bawah Reruntuhan: Bayi 18 Hari Selamat dari Gempa Venezuela
-
Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam
-
China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun
-
Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat
-
Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari
-
Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan