Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meminta semua pihak untuk menjaga stok ketersediaan bahan pangan jelang bulan Ramadan yang jatuh pada 26 Juni 2017 mendatang.
Hal ini disampaikan Djarot saat meninjau Pusat Perkulakan di Pasar Induk Kramat, Jakarta Timur, Rabu (3/5/2017).
"Ini menjelang puasa, menjelang lebaran, trennya (bahan pangan) yang naik apa? yang bikin inflasi apa?, cabe, minyak goreng, tepung, gula, telur?".Ini harus dijaga stoknya ini pasti, kejadian kejadian ini, jangan sampai terulang," ujar Djarot di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (3/5/2017).
Mantan Wali Kota Blitar itu juga meminta semua pihak termasuk kepolisian untuk mencegah peninbunan bahan pokok makanan menjelang bulan Ramadhan dan lebaran.
"Termasuk polisi harus mendeteksi monitoring terutama bahan pokok ya telur ayam, tepung, bawang- cabe juga," kata dia.
Permasalahannya kata Djarot penimbunan bahan pokok terjadi bukan di Jakarta, melainkan di luar DKI Jakarta. Maka dari itu kata Djarot harus diantisipasi.
"Masalahnya begini , mereka itu menimbun bukan di wilayah Jakarta, mereka bisa nimbun di Banten, di Jawa Barat, kan nggak mungkun nimbun disini," ucap Djarot.
Tak hanya itu, Djarot menuturkan Pemprov DKI melalui PD PasarJaya akan menggelar Pasar murah, apabila harga stabil dalam jangka waktu lama.
"Nanti kita lihat begitu harga sudah bergejolak, kita hantam, naik lagi kita hantam , Jadi jangan suka menekan," tandasnya.
Baca Juga: Sampah Karangan Bunga Ahok-Djarot
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?