Suara.com - Tim pemenangan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno meminta gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat menyerahkan perumusan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) kepada calon gubernur-wakil gubernur terpilih.
"Saya kira Pemda harus lebih arif lah, itu (RPJMD) kan haknya gubernur terpilih ya. Anies-Sandi yang akan menjalani," kata Wakil Ketua Tim Pemenangan Anies-Sandiaga, Mohamada Taufik, di Jalan Cicurug, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (4/5/2017)
Taufik menjelaskan RPJMD merupakan payung untuk merealisasikan visi-misi seorang gubernur dan wakilnya. Apabila yang RPJMD dirumuskan oleh gubernur lama, maka gubernur baru hanya akan mengerjakan program gubernur baru.
RPJMD adalah dokumen yang berisikan pedoman pemerintah daerah merealisasikan program kerja selama 1 periode atau 5 tahun. Perumusan RPJMD bisa dilakukan satu kali dalam satu periode.
"Anies-Sandi inikan ditetapkan di bulan Oktober. Mulai bekerja ya Desember lah. Masa selama menjabat harus jalankan program Ahok. Mandatnya kan kepada Anies-Sandi. Nahkodanya sudah berubah bos," ujar Taufik.
Lebih lanjut, Taufik mengatakan bahwa ia melihat ada gelagat dari Ahok-Djarot untuk merumuskan RPJMD tanpa akan melibatkan gubernur dan wakil gubernur terpilih. Padahal, RPJMD 2018 adalah mutlak menjadi milik gubernur baru.
"Gelagat itu sudah kelihatan. Misalnya ya terkait Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan. Itu agak gimana gitu kan. Saya kira kita mesti arif, terbuka. Kasian rakyat yang memberikan mandatnya," kata Taufik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Berapa Harga Skin Tint Stick Time Phoria? Di Bawah Rp100 Ribu dengan Review Nyaris Sempurna
-
Tak Terima Jadi Tersangka TPPU, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ajukan Praperadilan
-
Perang terhadap Narkoba di Solo Makin Gencar, 3,5 Kg Sabu Dimusnahkan
-
Sempat Dicopot Usai Tragedi Kanjuruhan, Eks Kapolres Malang Ferli Hidayat Jabat Koorspripim Polri
-
MBG hingga Gaji ke-13 Dongkrak Belanja Pemerintah, Pertumbuhan Ekonomi RI Tetap Melambat
-
Apa Viva Face Tonic Green Tea Bisa Hilangkan Bruntusan? Simak Manfaat dan Review Pengguna
-
Tukin TNI Naik, DPR Minta Pemerintah Segera Naikkan Gaji dan Tunjangan Guru
-
Selain Indonesia, Singapura Jadi Sasaran Warga Malaysia Selundupkan Ganja dan Sabu
-
Jadikan Semarang Markas Love Scamming, 4 WNA Asal Tiongkok Akhirnya Dideportasi
-
Life Update di Media Sosial: Cara Gen Z Saling Berkabar di Era Digital