Pemerintah, melalui Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menkopolhukam), Wiranto menegaskan para menteri dan pejabat terkait tengah membahas rencana pembubaran ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Berkas-berkas berupa bukti pelanggaran HTI yang dianggap bertentangan dengan Pancasila telah disiapkan untuk diajukan ke Pengadilan Tinggi.
Ini merupakan langkah awal untuk membubarkan HTI.
"Tunggu saja, kan dalam proses hukum. Proses hukum itu kan tidak satu, dua hari selesai," kata Wiranto di kantornya, Rabu (10/5/2017) malam.
Sedangkan mengenai penolakan HTI hingga melapor ke pimpinan DPR terkait upaya pemerintah yang hendak membubarkan ormas tersebut, Wiranto menanggapi dengan santai.
"Penolakan itu biasa saja, itu kan upaya hukum dari yang bersangkutan (HTI). Nggak ada masalah," ujar dia.
Kendati begitu, Wiranto mengklaim bahwa pemerintah telah memiliki cukup bukti untuk membubarkan HTI.
"Tapi pemerintah kan sudah punya cukup bukti dari berbagai aktivitas yang dilakukan, itu sudah cukup bagi pemerintah untuk melakukan langkah-langkah hukum dalam mengamankan kondisi negeri ini," tandas dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan