Suara.com - Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak mendapat perlakukan khusus di dalam sel Rumah Tahanan Mako Brimob Polri, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.
Kepala Bagian Operasional Korps Brimob Komisaris Besar Waris Agono mengungkapkan, Ahok mendekam dalam bilik tahanan seorang diri. Dalam ruangan seluas 2x3 meter tersebut, tidak disediakan kasur untuk Ahok.
"Rutan Ahok ada di lantai satu. Ukuran selnya 2×3 meter untuk satu orang saja, tidak pakai kasur, hanya beralas saja dan kamar mandi di dalam," terang Waris, Kamis (11/5/2017).
Waris lantas menepis rumor bahwa Ahok ditahan dalam ruangan yang sama dengan lawannya, Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam (FUI) Muhammad Gatot Saptono alias Al Khaththath.
"Beda tahanan dia. Yang bersangkutan ada di dalam juga dia (ruangan terpisah)," pungkasnya.
Untuk diketahui, pemimpin aksi anti-Ahok itu ditangkap polisi pada Kamis (30/3/2017) atas dugaan upaya makar.
Sementara Ahok mendekam Rutan Mako Brimob sejak Rabu (10/5) dini hari. Sebelumnya Ahok menghuni sel Rutan Cipinang, Jakarta Timur, Selasa (9/5).
Ahok ditahan setelah divonis majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara dua tahun penjara dan diperintahkan untuk ditahan, Selasa siang. Ahok dinyatakan bersalah dalam kasus penodaan agama.
Baca Juga: Polisi Tak akan Bubarkan Aksi Pendukung Ahok, Asal Tertib
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
WFH ASN Setiap Jumat Resmi Berlaku Mulai Hari Ini, DPR Minta Evaluasi Berkala
-
RS Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI, Mensos Tegaskan Layanan Cuci Darah Wajib Dilayani
-
Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'
-
Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng
-
Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh
-
Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter
-
Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng
-
Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana
-
Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur
-
'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'