Suara.com - Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menegaskan, tim sinkronisasi gubernur dan wakil gubernur terpilih Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, belum berkirim surat kepadanya untuk mengadakan pertemuan membahas program kerja 2018.
Djarot menjelaskan, dia baru mendapat surat dari Anies-Sandi untuk bersilaturahmi.
"(Tim sinkronisasi) tidak ada yang menyurati saya. Bukan tim sinkronisasi, yang menyurati saya itu Pak Anies-Sandi untuk bersilaturahmi," ujar Djarot di Balai Kota DKI Jakarta Jumat (19/5/2017).
Djarot mengatakan, belum mengetahui kepastian jadwal pertemuan dengan Anies-Sandi.
Untuk diketahui, tim sinkronisasi Anies-Sandi diketuai mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said.
Tim itu bertugas menerjemahkan janji kerja Anies-Sandiaga dalam bentuk program kerja untuk dijalankan selama satu periode.
Tim juga akan berkomunikasi dengan berbagai pihak untuk memastikan program Anies-Sandi bisa bersinergi dengan program yang selama ini sudah dikerjakan pemerintah Jakarta.
Baca Juga: Anies-Sandi Punya Rencana, Djarot: Tak Usah Ditanggapi
Berita Terkait
-
Anies-Sandi Punya Rencana, Djarot: Tak Usah Ditanggapi
-
Ini Jadwal Pelayanan PNS di Jakarta Selama Bulan Ramadan
-
Selain PKL, Djarot Akan Tertibkan Parkir Liar di Tanah Abang
-
Lewat OK OCE, Sandiaga Janji Jakarta Lebih Ramah Pada Wirausaha
-
Soal Sinkronisasi Program Anies-Sandi, Djarot Bantah Menutup Diri
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Pramono Anung 'Gaspol' Perintah Gentengisasi Prabowo, Hunian Baru di Jakarta Tak Boleh Pakai Seng
-
Dibatasi 35 Orang, Ada Apa Jajaran PKB Temui Presiden Prabowo di Istana Siang Ini?
-
Golkar Lakukan Profiling Calon Wakil Ketua Komisi III DPR, Sarmuji: Ada Dua atau Tiga Kandidat
-
Jual Beli Jabatan Jerat Bupati Sadewo, KPK Sorot 600 Posisi Perangkat Desa Kosong di Pati
-
Pramono Anung Bakal Babat Habis Bendera Parpol di Flyover: Berlaku Bagi Semua!
-
Tak Sekadar Kemiskinan, KPAI Ungkap Dugaan Bullying di Balik Kematian Bocah Ngada
-
Viral! Aksi Pria Bawa Anak-Istri Curi Paket Kurir di Kalibata, Kini Diburu Polisi
-
Kasus Bunuh Diri Anak Muncul Hampir Tiap Tahun, KPAI: Bukan Sekadar Kemiskinan!
-
Masalah Kotoran Kucing di Skywalk Kebayoran Lama Mencuat, Gubernur DKI Instruksikan Penertiban
-
Nyawa Melayang karena Rp10 Ribu, Cak Imin Sebut Tragedi Siswa SD di NTT Jadi 'Cambuk'