Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Sandiaga Salahuddin Uno akan menjajal lintasan lari di Kota Bogor, Jawa Barat, bersama Wali Kota Bima Arya Sugiarto pada Sabtu (201/5) pagi.
"Inshaa Allah, jam 6 besok start lari dari Balai Kota Bogor, mengelilingi Kebun Raya Bogor," kata Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto kepada Antara saat dihubungi, Jumat malam.
Bima menyebutkan, kehadiran Sandiaga Uno ke Kota Bogor atas keinginannya yang berminat ikut berlari bersama komunitas lari yang ada di Kota Bogor dalam kegiatan "Saturday Morning Run".
"'Saturday Morning Run' adalah kegiatan rutin komunitas lari Bogor Runner setiap Sabtu, saya sering ikut," kata Bima.
"Saturday Morning Run" akan dimulai dan diakhiri dari Balai Kota Bogor, lalu mengelilingi pedestrian Kebun Raya Bogor, dengan jarak tempuh lebih dari lima kilometer. Kegiatan ini akan diikuti sekitar 40 orang pelari lainnya.
Menurut Bima, kedatangan Sandiaga Uno selain untuk mempromosikan Bogor sebagai "city of runner" yang dicanangkan Februari 2017 lalu, juga untuk membuka komunikasi terkait persoalan yang ada di Bogor yang berdampak ke Jakarta, seperti sampah yang ada di aliran Sungai Ciliwung.
Rencananya selain berlari, dia akan mengajak Sandiaga Uno untuk menghadiri pelepasan relawan Lomba Mulung Ciliwung di lapangan Kampus Baranangsiang.
"Setelah lari akan ada pembicaraan khusus kerja sama Kota Bogor dengan DKI Jakarta terkait masalah transportasi, lingkungan hidup dan perekonomian," kata Bima.
Bima memiliki harapan khusus dengan kedatangan Sandiaga Uno nantinya agar mengetahui persoalan Bogor dan dampaknya bagi Jakarta sehingga bisa selalu duduk bersama dalam mencari solusi dari masalah yang dihadapi.
Ebsanroy dari Komunitas Bogor Runner menambahkan, Sandiaga Uno mengutarakan keinginannya untuk lari di Kota Bogor yang langsung disambut baik oleh Pemerintah Kota Bogor.
"Di Jakarta Pak Sandi juga sering lari bersama komunitas, dia mau nyobain lintasan di Bogor, jadi pas dengan jadwal lari kita (Bogor Runner)," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Songsong Indonesia Emas 2045, Wamendagri Ajak Mahasiswa Bangun Karakter & Kompetensi Kepemimpinan
-
Tangkap Begal Dapat Rp50 Juta, Wamendagri Wanti-wanti Dedi Mulyadi Soal Koridor Hukum
-
Wamendagri Bima Arya Dorong Tiga Langkah Perkuat Ketahanan Pangan di Daerah
-
Marak Penyusup di Event Lari! 300 Personel Dikerahkan Amankan Rute Lari Pancasakti Run 2026
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
A Stone Sat Still, Buku Anak yang Mengajarkan Empati Lewat Sebuah Batu
-
Indonesia Kecam Serangan Israel ke Gaza yang Ancam Gencatan Senjata
-
Kubu Febrie Ajukan Praperadilan, Klaim untuk Menjernihkan Proses Hukum
-
Ciri-Ciri Orang yang Memiliki Weton Tulang Wangi, Kenali Sifat dan Aura Menurut Kepercayaan Jawa
-
Link Daftar Upacara 17 Agustus Istana Merdeka 2026 Tak Bisa Diakses? Ini Solusinya
-
Pria Bersenjata Senapan Serbu Teror Area Klub Golf Donald Trump di California
-
Head to Head Ter Stegen vs Maarten Paes: Siapa Lebih Layak Jadi Kiper Nomor 1 Ajax?
-
Purbaya Janji Tambah Dana SAL ke Bank Jika Rp 400 Triliun Masih Kurang
-
Dari Desa Wisata Menuju Lestari, Cara Kemiren Belajar Mencintai Lingkungan
-
5 Sepatu Lari Kiprun Terbaik: Nyaman Dipakai Jogging, Tempo Run hingga Maraton