Suara.com - Masyarakat Assam, India, dikejutkan dengan kelahiran seorang anak kambing bermata satu. Hewan malang itu, kini menjadi perhatian warga sekitar karena keunikannya.
Kambing mungil itu lahir pada 10 Mei dan telah membuat kehebohan pasca kelahirannya. Pasalnya, kambing itu hanya memiliki satu mata.
Dokter hewan yang memeriksa kondisi ini menyatakan bahwa kambing itu akan mati dalam beberapa hari. Namun, ramalan itu terbantahkan karena kambing unik itu masih hidup hingga kini.
Kasus anomali fisik ini dinamakan cyclopia. Hal itu disebabkan karena dua belahan otak tidak terpisah dengan sempurna di janin.
"Saya sangat terkejut dengan peristiwa ini. Banyak orang yang datang untuk melihat anak kambing saya," ujar Mukhuri Das, pemilik kambing.
Sejumlah besar orang telah mengunjungi desa tersebut untuk melihat kambing tersebut. Menurut penduduk desa, kambing itu suci. Bahkan, beberapa penduduk setempat mulai menyembah kambing tersebut.
Seorang penduduk desa yang datang untuk melihat kambing bayi tersebut berkata bahwa peristiwa ini adalah keajaiban.
"Ketika saya mengetahuinya, saya pikir ini adalah kebohongan. Tapi saya terkejut melihat kambing itu dengan satu mata," ujarnya. [Express]
Baca Juga: Rugi Rp10 Triliun, GM Hengkang dari India dan Afrika Selatan
Berita Terkait
-
Di India Remaja Sudah Bisa Ciptakan Satelit Terkecil di Dunia
-
Stasiun TV Milik Zakir Naik Diblokir Pakistan karena Menghasut
-
Aneh, Mata Sopir Truk Buta Cuma Gara-gara Mengklakson Sapi Ini
-
Perempuan di Desa Madora Tak Boleh Pakai Ponsel, Kenapa?
-
'Kawin Lari', Suami Istri Ini Dianiaya dan Diarak Bugil
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Kasus Dugaan Penghinaan Suku Toraja Naik Penyidikan, Status Hukum Pandji Tunggu Gelar Perkara
-
Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 700 Meter di Atas Puncak
-
Keluarga Habib Bahar Balik Lapor, Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan Dituding Sebar Hoaks
-
Prabowo Minta Kepala Daerah Tertibkan Spanduk Semrawut: Mengganggu Keindahan!
-
Prakiraan BMKG: Awan Tebal dan Guyuran Hujan di Langit Jakarta Hari Ini
-
Apresiasi KLH, Shanty PDIP Ingatkan Pentingnya Investigasi Objektif dan Pemulihan Trauma Warga
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender