Suara.com - Kekalahan menyakitkan dialami Indonesia. Menghadapi India di Grup D Piala Sudirman, Indonesia kalah telak 1-4. Dari lima pertandingan, hanya pasangan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo yang berhasil menyumbang poin bagi tim Indonesia.
Pada laga di Carrara Indoor Stadium, Selasa (22/5/2017), Tontowi Ahmad/Gloria Emanuelle Widjaja yang turun di laga pertama, tumbang. Owi/Gloria takluk dari ganda campuran India Satwiksairaj Rankireddy/Ashwini Ponnappa 20-22, 21-17, 19-21.
Kekalahan Owi/Gloria dinilai sebagai faktor utama kekalahan tim Indonesia atas India. Seperti diutarakan pelatih nomor ganda campuran Richard Mainaky. "Tadi jelas harusnya ujung tombak kita adalah ganda campuran yaitu Tontowi Ahmad/Gloria Emanuelle Wijaya. Jika pertandingan itu lepas, ya kita gulung tikar sama India. Saya di situ tanggung jawab."
Berbeda dengan Richard Mainaky, manajer tim Piala Sudirman, Susi Susanti, menilai kekalahan Indonesia tidak sepenuhnya terpengaruh oleh kekalahan Owi/Gloria di laga pertama.
"Jika dibilang terpengaruh, tidak juga, tetapi memang jika dilihat kekuatan kita yang pas-pasan tidak boleh kecolongan sama sekali di ganda tapi akhirnya seperti ini. Intinya kita tidak boleh menyalahkan, karena ini adalah pertandingan tim yang sulit ditebak, mereka semua sudah maksimal," ujar Susi seperti dikutip Antara.
Indonesia masih menyisakan satu pertandingan di fase Grup D melawan Denmark yang akan berlangsung Rabu (24/5/2017). Indonesia bisa menghidupkan kembali asa ke perempat final Piala Sudirman jika bisa memenangkan pertandingan dengan skor telak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Karangan Bunga Hitam Putih Dedi Mulyadi Jadi Sorotan di Balai Kota
-
Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Pejabat Bea Cukai
-
Polda Metro Jaya Tegaskan Penanganan Kasus Roy SuryoDokter Tifa Sesuai Prosedur KUHAP
-
Ancaman Donald Trump Dibalas, Iran Siapkan Angkatan Bersenjata di Garis Depan
-
Pengamat Sebut Masa Depan Politik Gibran Sangat Bergantung pada Pengaruh Jokowi
-
Pemadaman Listrik Berakhir! PLN Umumkan Pasokan Mulai Stabil
-
Polisi Siagakan 3.761 Personel Gabungan untuk Amankan Aksi di Monas dan Gedung DPR
-
Richard Muljadi Ditangkap Kasus Apa? Cucu Konglomerat Buronan Kejaksaan Terancam 8 Tahun di Bui
-
Aduh! Perdamaian AS - Iran Terancam Beratakan karena Ancaman Donald Trump
-
Jakarta HUT ke-499, Gubernur Soroti Masalah Sampah di Tengah Perayaan di Monas