Suara.com - Bom bunuh diri yang terjadi di Terminal Kampung Melayu, Jakarta pada Rabu (24/5/2017) malam jadi sorotan dunia. Kejadian tersebut menelan korban tewas lima orang dan beberapa lainnya luka-luka.
Pada empat jam lalu, sejak berita ini ditulis, Reuters menurunkan judul "Pelaku Bom Bunuh Diri Tewaskan Tiga Petugas Polisi dan Melukai 10 Orang di Jakarta".
Kantor berita yang bermarkas di London itu juga mengutip pernyataan dari Kepolisian Indonesia. Disebutkan bahwa pelaku bom bunuh diri ada dua orang.
"Lima petugas polisi dan lima warga sipil terluka," kata Kadiv Humas Mabes Polri Setyo Wasisto.
Reuters juga sedikit mengulas aksi teror sebelumnya di pusat Ibu Kota Jakarta pada Januari 2016. Empat orang tewas dari kejadian tersebut.
ABC Online menurunkan judul serupa. Agak lebih detil, media tersebut menulis bom meledak sekitar pukul 9 malam waktu setempat ketika terminal dalam keadaan sibuk.
ABC mengutip pernyataan Setyo Wasisto yang mengatakan ada dua ledakan dengan waktu terpisah. Setyo juga menyampaikan rasa keprihatinannya.
"Malam ini untuk warga Indonesia dan kita semua yang berada di tempat kejadian, saya sangat prihatin," kata Setyo.
Baca Juga: Bom Kampung Melayu Dinilai Targetkan Polisi, Ini Alasannya
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas
-
Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI
-
Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah
-
AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah
-
Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol
-
KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA
-
GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya
-
GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri
-
Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA
-
Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri