Suara.com - Jadwal kunjungan tim pengacara Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ke rumah tahanan Markas Korps Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, setiap hari Selasa dan Jumat.
Ketika ditanya apa pesan Ahok dalam pertemuan yang lalu, salah satu pengacara Josefina A. Syukur, mengatakan sejak awal Ahok menghormati proses hukum dan dia ingin ikhlas menjalaninya.
Ahok juga berharap kepada masyarakat yang mendukungnya turut menghormati proses hukum dengan tidak melakukan berbagai aksi massa yang berpotensi mengganggu ketenangan anggota masyarakat yang lain.
Terutama di bulan Ramadan, Ahok ingin agar masyarakat jangan melakukan aksi massa agar tidak mengganggu momentum Ramadan.
"Pak Ahok cuma bilang, banding sudah dicabut, dia mau jalani semua dengan ikhlas. Kemudian jangan sampai ganggu masa-masa puasa, saudara-saudara kita jangan sampai ganggu yang lain," kata Josefina kepada Suara.com, Minggu (28/5/2017).
Josefina mengatakan salah satu pertimbangan Ahok mencabut memori banding dari Pengadilan Tinggi DKI Jakarta untuk mengurangi potensi gesekan di tengah masyarakat, terutama pada bulan Ramadan.
"Dari awal sudah kasih tahu. makanya salah satu pertimbangan dia itu. Supaya umat Islam jalankan dengan tenang, jangan ada aksi pro dan kontra. (tu yang sangat diharapkan," kata Josefina.
Ahok saat ini ditahan di rumah tahanan Markas Korps Brimob, Depok, Jawa Barat. Ahok dinyatakan bersalah atas kasus penodaan agama. Pengadilan Negeri Jakarta Utara memvonis Ahok hukuman pidana penjara selama dua tahun penjara.
Berita Terkait
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Ahok Ngamuk di Sidang Korupsi LNG Pertamina: Saya Paling Benci Korupsi, Akan Saya Sikat!
-
Ahok Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi LNG Pertamina Rp1,7 Triliun, Irit Bicara Saat Tiba di Tipikor
-
Diperiksa sampai Malam, Pandji Pragiwaksono: Saya Tidak Merasa Menista Agama
-
Pandji Pragiwaksono Diperiksa 8 Jam, Diperlihatkan Penyidik Potongan Mens Rea Hasil Bajakan
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
Terkini
-
Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi
-
Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!
-
Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda
-
Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget
-
Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni
-
Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg
-
Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan
-
Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas
-
Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa
-
Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan