Suara.com - Pengacara Rizieq Shihab, Kapitra Ampera membantah perjuangan yang dilakukan oleh Rizieq dan kawan-kawannya sebagai bemaksud menggulingka Joko Widodo dari kursi Presiden.
"Kita tidak ada niat menggulingkan pemerintahan. Dalam Islam, pemerintahan yang sah dipilih oleh masyarakat, haram untuk digulingkan," kata Kapitra di Tebet, Jakarta Selatan, Senin (29/5/2017) malam.
Menut Kapitra, dalam Islam, tidak ada ajaran untuk menggulingkan pemerintahan yang sah. Karena itu merupakan pilihan rakyat sendiri.
"Kita harus pakai Islam yang Kaffah. Total, jangan setengah-setengah. Kalau ada yang mengatakan pemerintah bisa digulingkan, menurut teologi Islam itu haram," ujar Kapitra.
Kata dia, ada cara-cara yang lebih elegan yang dapat ditempuh jika tidak suka pada suatu pemerintahan, yaitu melalui sistem yang telah disepakati bersama.
"Kalau mau menggulingkan, sabar dua tahun lagi. Lalu nggak usah dipilih. Itu cara yang elegan dan konstitusional. Peralihan kekuasaan dengan damai," kata Kapitra.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi