Sidang paripurna istimewa DPRD DKI Jakarta dengan agenda pembacaan surat pengunduran diri Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai gubernur Jakarta, sekaligus mengusulkan Djarot Saiful Hidayat dilantik menjadi Gubernur Jakarta definitif, batal digelar hari ini, Selasa (30/5/2017).
Wakil ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik mengatakan sidang paripurna diundur satu hari. Karena, DPRD DKI baru akan menggelar Badan Musyawarah siang ini.
"Paripurnanya besok Rabu (31/5/2017). Hari ini Bamus jam 14.00 WIB," kata Taufik saat dihubungi wartawan hari ini.
Taufik menjelaskan, sedianya Bamus digelar kemarin. Namun, surat belum ditandatangani Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi. Bamus baru akan digelar siang ini.
"Kemarin belum jadi Bamus, karena suratnya belum ditandatangan Pak Pras. Teknis saja sih, jadi besok jam 14.00 juga (paripurna-nya)," kata Taufik.
Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta ini mengatakan, setelah menggelar sidang paripurna istimewa terkait pengunduran diri Ahok dan pengusulan pengangkatan Djarot, sore harinya DPRD DKI juga akan menggelar sidang paripurna dalam rangka penyerahan laporan hasil pemeriksana (LHP) BPK atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta tahun anggaran 2016.
"Besok habis paripurna tentang Pak Ahok dan Pak Djarot nah sorenya paripurna LHP BPK," kata Taufik.
Untuk diketahui, pada Selasa (23/5/2017) lalu, Ahok resmi mengajukan surat pengunduran diri sebagai Gubernur Jakarta ke Presiden Joko Widodo. Ahok mundur karena menerima putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara atas vonis dua tahun penjara kasus penodaan agama.
Baca Juga: Ahok Mau Bicara, Rapat Paripurna DPRD Kosong
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
'Hanya Saya yang Berani Ngomong!' Cak Imin Sebut PBNU Periode Ini Paling Gagal dan Mundur
-
Buron Sejak 2025, Bos Kresna Life Michael Steven Akhirnya Diringkus di Maroko
-
Arahan Zulhas: Sekolah Elit Tak Perlu MBG, Fokus ke yang Benar-Benar Butuh
-
Akademisi UI Soroti Penangkapan Dokter Tifa, Sebut Ada Sinyal Intimidasi ke Rektor
-
Megawati, Sinta Wahid, hingga Romo Magnis Berkumpul di Menteng, Ada Apa?
-
Viral Ajudan Danrem Lari Tanpa BIB di Jogja Marathon, Korem 072 Sebut Nomor Diduga Terlepas
-
Biar Tak Bolak-balik, Banggar DPR Langsung Getok Persetujuan Pagu Anggaran 7 Kemenko untuk 2027
-
Respon Cepat Aduan, Kemnaker Pastikan Aturan Outsourcing 2026 Bakal Direvisi
-
Akademisi UI Kritik Kehadiran Aparat di Kampus Saat Ujian Doktoral Dokter Tifa
-
Gubernur Jateng Garansi Izin Kapal Nelayan Kecil Gratis: Ketemu Pungutan, Laporkan!