Suara.com - Situs Kejaksaan Agung RI diretas, Senin (31/5/2017) sekitar pukul 03.00 WIB. Halaman situs menjadi hitam.
Hasil retasanya, terdapat bacaan hastag #RipUnityInDiversity. Selain itu ada kata-kata "We were all Indonesians until race disconnected us, religion separated us, polition divided us".
Di atas tulisan itu ada foto seseorang memegang tongkt baseball dengan menggunakan gelang berbentuk duri besar. Satu jam kemudian, situs www.kejaksaan.go.id sudah tidak bisa dibuka.
Sebelumnya, Selasa (23/5/2017) lalu situs Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat, www.kejati-jabar.go.id juga sempat diretas. Sama, hasil retasan berwarna gelap. Peretas menuliskan pesan "Black Illusion Security".
Aksi peretasan beberapa bulan terakhir tengah marak. Di antaranya situs Telkomsel, Indosat, sampai media Tempo.
Peretasan itu mendorong pemerintah makin getol membentuk Badan Siber Nasional. Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara sudah meneken surat pembentukan Basisnas.
Basinas penting untuk keamanan negara dari serangan siber khususnya dari luar. Sehingga dengan adanya Badan Siber jika ada serangan bisa diantisipasi dan diteksi dini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan