"Sedang kami konfirmasikan dengan mereka. Sehingga pada titik ini saya belum dapat memberikan informasi apapun (soal satu WNI tewas), karena belum terkonfirmasi. Dan saya hanya akan menyampaikan informasi yang sudah terkonfirmasi," tutur dia.
Berdasarkan koordinasi dengan tim di lapangan, angkatan bersenjata dan polisi Filipina menyetujui proses evakuasi dilakukan sesegera mungkin.
"Armed Forces of the Philippines dan PNP (Polisi Nasional Filipina) akan memberikan save conduct pass (prosedur) pada tim evakuasi. AFP dan PNP akan menyediakan juga pasukan di sepanjang rute evakuasi," kata dia.
Selain itu, tim evakuasi Indonesia juga telah mengajukan bantuan escort (pendamping) pengamanan dari Iligan City ke Pulau Maratau. Pengawalan dari militer setempat dibutuhkan karena jalur evakuasi akan melalui wilayah Marawi City. Tim evakuasi sekarang sedang merencanakan rute-rute yang akan dilalui.
"Evakuasi ini akan kami bagi di dua tempat seperti yang saya sampaikan. Pertama, itu dengan jalur Iligan, Marantau, kemudian ke Bandara Cagayan de Oro. Dan ini akan melibatkan empat tim kami di sana yang akan memandu evakuasi. Tim evakuasi ini adalah gabungan dari tim KBRI, KJRI, dan kami memiliki orang-orang sebagai internasional monitoring tim yang sekaligus gabung di sana," kata dia.
Dia menambahkan untuk tim evakuasi kedua terdapat tiga orang yang akan melakukan peran pembimbingan. Tim telah berkoordinasi dengan militer dan polisi setempat.
Tag
Berita Terkait
-
Siapa Dro Fernandez? Pemain Keturunan Filipina Calon Musuh Calvin Verdonk
-
Profil Dro Fernndez: Pemain Keturunan Filipina Jebolan La Masia yang Diikat Kontrak Panjang PSG
-
Terpopuler: Wali Kota Selamat usai Ditembak RPG Mobil Bikin Penasaran, Suzuki Terdepak dari Thailand
-
Detik-Detik Wali Kota di Filipina Ditembak RPG, Mobil Rp600 Jutaan Jadi Penyelamat
-
Profil Aurora Gaming PH, Penantang Alter Ego di Grand Final M7 Mobile Legends
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Rano Karno Mau Sulap Planetarium Jakarta Setara Las Vegas
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Klaim Sukses di Banyuwangi, Luhut Umumkan Digitalisasi Bansos Diperluas ke 40 Daerah
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Polisi Sebut Habib Bahar Ikut Lakukan Pemukulan di Kasus Penganiayaan Banser
-
Riza Chalid Diburu Interpol, Kerry Andrianto: Ayah Tak Tahu Apa-apa
-
Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis
-
Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!