Suara.com - Teka-teki akankah juara dunia sembilan kali Valentino Rossi bisa turun di seri keenam MotoGP di Sirkuit Mugello, Italia, akhirnya terjawab.
Pebalap Movistar Yamaha tersebut dinyatakan baik secara fisik setelah lolos tes medis pada hari ini, Kamis (1/6/2017). Kabar itu diumumkan timnya melalui situs resmi mereka.
"Valentino Rossi dinyatakan fit untuk mengikuti Gran Premio d'Italia Oakley akhir pekan ini," demikian pernyataan pihak Movistar Yamaha.
"Pada siang ini, juara dunia sembilan kali menjalani pemeriksaan rutin di Autodromo del Mugello. Penggemar VR46 di seluruh dunia bisa bernafas lega."
"Direktur Medis FIM Dr. Giancarlo Di Filippo, Kepala Petugas Medis Sirkuit Mugello Dr. Remo Barbagli, dan Direktur Medis MotoGP Dr. Angel Charte telah menemukan Rossi dalam kondisi yang sesuai untuk ikut serta dalam Grand Prix di rumahnya, dimulai dengan sesi latihan besok," tandas pihak Movistar Yamaha.
Sebelumnya, Rossi diragukan bisa tampil mengingat masih mengalami nyeri di dada dan perut pasca terjatuh dari motocross saat latihan pekan lalu di Cross Club Cavallara, Italia.
Insiden itu sempat membuat The Doctor--julukan Rossi--dirawat semalam di Rumah Sakit Rimini, Italia, sebelum diperbolehkan pulang untuk lanjutkan pemulihan di rumah.
Rossi memang diwajibkan menjalani tes medis sebelum diizinkan mengikuti balapan seri keenam balapan 'kuda besi' ini.
Lelaki kelahiran Urbino, Italia, 16 Februari 1979, tersebut tercatat jadi pebalap terbanyak yang memenangi balapan di Mugello.
Baca Juga: Konsisten, Pebalap Yamaha Ini Dapat 'Bonus' Tambahan Kontrak
Total, Rossi telah mengoleksi tujuh kemenangan. Luar biasanya, prestasi itu ditorehkannya secara beruntun; 2002-2008.
Di klasemen MotoGP saat ini, Rossi berada di peringkat ketiga dengan 62 poin. Dia terpaut 23 angka dari rekan setimnya Maverick Vinales yang memimpin klasemen.
Sedangkan, posisi kedua ditempati pebalap Repsol Honda, Dani Pedrosa, dengan koleksi 68 poin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi
-
Tentara Israel Klaim Temukan Buku Mein Kampf Saat Cari Prajurit yang Tewas di Lebanon
-
Awal Mula Sahroni Sadar Diperas KPK Gadungan Rp300 Juta, Berawal dari Tamu Perempuan di DPR
-
KPK Bongkar Modus 4 Pegawai Gadungan yang Peras Ahmad Sahroni, Ternyata Bukan yang Pertama Kali!
-
Kasus Andrie Yunus Tetap di Militer, Menko Yusril Respons Usul Gibran Soal Hakim Ad Hoc
-
Suap Ijon Proyek Bekasi: KPK Sita Duit Kadis Henri Lincoln, Diduga 'Uang Panas' dari Sarjan
-
Riset Global Soroti Inovasi Pertanian AI dari Indonesia, Disebut Bisa Pulihkan Tanah Rusak
-
Militer Israel Kian Brutal di Lebanon, Panglima IDF Cuekin Sinyal Damai Netanyahu
-
Diperas Rp 300 Juta oleh 4 Pegawai KPK Gadungan, Ahmad Sahroni Tegaskan Tak Ada Ancaman
-
6 Fakta Tragis Siswa SMP di Siak Tewas Saat Ujian IPA, Senapan Rakitan Mendadak Meledak