Suara.com - Tim Movistar Yamaha MotoGP optimistis pebalapnya, Valentino Rossi, bisa pulih dan turun di seri keenam di Sirkuit Mugello, Italia, Minggu (4/6/2017).
Rossi sebelumnya mengatakan masih merasakan nyeri pada dadanya. Sakit itu dampak dari kecelakaan terjatuh saat latihan motocross yang dialami pekan lalu di Cross Club Cavallara, Italia.
Insiden itu sempat membuat The Doctor--julukan Rossi--dirawat semalam di Rumah Sakit Rimini, Italia, sebelum diperbolehkan pulang untuk lanjutkan pemulihan di rumah.
Rossi diwajibkan lolos tes medis pada hari ini, Kamis (1/6/2017), sebelum diizinkan turun berlomba dalam balapan yang notabene di kampung halamannya.
Pihak Yamaha pun yakin bila Rossi akan pulih tepat waktu. Hal itu disampaikan Direktur Tim Movistar Yamaha, Massimo Meregalli.
"Ini jadi akhir pekan yang penting bagi Valentino. Sayangnya, dia mengalami kecelakaan motocross pekan lalu, tapi dia sudah membaik," kata Meregalli, dikutip dari situs resmi Movistar Yamaha.
"Dia benar-benar termotivasi untuk ambil bagian dalam Grand Prix dirumahnya dan kondisinya juga membaik dari hari ke hari," sambung Meregalli.
Bukan hanya yakin Rossi bisa turun pada balapan di Mugello, Meregalli juga optimistis timnya bakal kembali meraih tempat utama akhir pekan nanti.
Optimisme ini khususnya disematkan pada pebalap mereka yang lain, Maverick Vinales.
Baca Juga: Lagi di Luar, Kediaman Bintang NBA Ini 'Diserang' Aksi Vandalisme
Meregalli mengklaim, motivasi Vinales berlipat ganda usai memenangi balapan sebelumnya di Le Mans, Prancis.
"Kami berencana memberikan performa kuat lainnya di sini (Mugello), di sirkuit yang selalu jadi trek yang bagus untuk kami," ujar Meregalli.
"Maverick masih dalam kepercayaan diri tinggi sejak kemenangannya di Le Mans, dimana kita melihat tiga (pebalap) Yamaha bersaing memperebutkan posisi podium," tambahnya.
"Kami yakin dengan tekadnya, dia (Vinales) akan bertarung lagi untuk memperebutkan posisi depan lagi akhir pekan ini," tandas Meregalli.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Jabat Sekjen Kementan, Harta Mertua Dwi Sasetyaningtyas Tembus Rp3 Miliar Lebih
-
Tolak Hukuman Mati ABK Fandi Ramadan di Kasus 2 Ton Sabu, Legislator DPR: Bukan Aktor Dominan
-
Polisi Ungkap Kendala di Balik Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Konten Kreator Cinta Ruhama
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Propam PMJ Datangi SPBU Cipinang, Usut Oknum Aparat Diduga Aniaya Pegawai Hingga Gigi Copot
-
Balas Pledoi Kerry Riza, Jaksa Minta Hakim Tolak Seluruh Pembelaan Anak Riza Chalid
-
Lasarus Klarifikasi Soal Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret: Bukan Ditutup, Tapi Dibatasi
-
Penampakan Before-After TNI Bersihkan Lumpur di Rumah Warga Terdampak Bencana di Aceh
-
Update RUU PPRT dan Revisi UU Ketenagakerjaan di DPR, Partisipasi Publik Digelar Mulai 15 Maret
-
Tragis! Ibu di Sumbawa Tega Bakar Anak Gegara Tolak Cari Pakan Ternak