Suara.com - Seorang pria berinisial S yang berprofesi sebagai perias pengantin ditemukan tewas bersimbah darah di rumah kontrakannya di Jalan Musyawarah RT 8, RW 1, nomor 64, kelurahan Ragunan, kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (3/5/2017).
Lelaki itu diduga dibunuh oleh dua orang karyawannya yang sama-sama berinisial D. Kedua karyawan S masih menjalani pemeriksaan di Polsek Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
"Iya, itu bosnya, kerjanya perias pengantin. Itu dua orang karyawannya (pelaku) masih diperiksa penyidik ya," kata Kapolsek Pasar Minggu Komisaris Polisi Holden Sirait kepada suara.com, Sabtu sore.
Holden menceritakan, saksi mata mendengar ada keributan di rumah korban, Sabtu tengah malam sekitar pukul 02.30 WIB.
Saksi yang meerupakan induk semang S, memeriksa kondisi di dalam kontrakan tersebut. Tapi, ketika diintip, korban sudah tergeletak bersimbah darah di depan televisi yang masih menyala.
Holden menambahkan, sebelum masuk dan melihat korban tergeletak, saksi juga melihat dua orang keluar dari rumah korban tersebut.
Warga sekitar yang sudah terbangun untuk sahur juga mengakui melihat kedua pelaku keluar dari rumah korban. Mereka lantas berinisiatif mengejar.
"Kedua pelaku ditangkap oleh warga. Diamankan warga dan diserahkan ke Polsek Pasar Minggu,” tandasnya.
Baca Juga: Insentif Dikurangi, Penjualan Mobil Listrik di Denmark Anjlok
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Isu Sanksi AS Usai Indonesia Borong Rudal BrahMos Rp 5,9 Triliun, Pakar Buka Suara
-
Menteri HAM Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS, Minta Polisi Usut Tuntas
-
Cegah Defisit Dampak Perang, Prabowo Lirik Jurus Pakistan: Pangkas Gaji Pejabat hingga WFH
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Mudik Aman dan Nyaman, BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Gratis Bagi Pemudik
-
Siti Maimunah: Perlawanan Perempuan di Lingkar Tambang Adalah Politik Penyelamatan Ruang Hidup
-
Jusuf Kalla Ingatkan Dampak Perang Iran-Israel, Subsidi Energi dan Rupiah Terancam