Suara.com - London kembali diguncang serangan teror dengan tujuh orang dilaporkan tewas setelah mobil van putih menabrak pejalan kaki di London Bridge, Sabtu (3/6) pukul 22.00 waktu setempat, atau pukul 5.00 WIB pagi tadi.
Saksi mata mengklaim, tiga hingga lima orang memasuki sebuah restoran di sebelah selatan Sungai Thames, dan mulai menusuk di bagian tenggorokan, wajah dan perut para korbannya selama serangan mengerikan tersebut.
Para karyawan restoran yang ketakutan berlari, bersembunyi di balik meja dan kursi dan di ruang bawah tanah, saat staf mencoba mengunci pintu.
Polisi dilaporkan menembak mati dua penyerang, yang salah satu dari mereka kemudian diikat di bagian dadanya di luar Pub Wheatsheaf.
Sebanyak 20 orang lainnya dikhawatirkan terluka di jembatan tersebut, saat saksi yang ketakutan melihat mayat-mayat tertimbun di tanah setelah van itu menaiki trotoar dan merobohkan pejalan kaki sekitar pukul 10 malam waktu setempat.
Pusat London dalam keadaan kacau saat Polisi Metropolitan mengkonfirmasi insiden ketiga yang dilaporkan terjadi di Vauxhall, sebelum kemudian mengatakan bahwa ini adalah penusukan yang tidak berhubungan. Namun, polisi mengatakan, insiden London Bridge and Borough Market "dinyatakan sebagai insiden teroris".
Polisi memastikan, ada beberapa korban jiwa, dan ada laporan setidaknya satu orang yang ditangkap.
"Dari petugas menanggapi laporan tentang sebuah kendaraan yang menabrak pejalan kaki di Jembatan London. Petugas kemudian menanggapi laporan penusukan di BoroughMarket," kata Polisi Metropolitan.
Menjelang pertemuan pejabat pemerintah di pertemuan COBRA, Perdana Menteri Theresa May mengatakan, "insiden mengerikan" di London merupakan "tindakan potensial terorisme".
Insiden tersebut terjadi hanya dua bulan setelah seorang teroris menembaki pejalan kaki di Westminster Bridge sebelum menusuk seorang polisi tak bersenjata. Lima korban tewas dalam serangan tersebut.
Polisi Transportasi Inggris mengatakan, ada laporan "beberapa" korban menyusul insiden besar di jembatan tersebut. Nick Brandon dari ruang kendali BTP mengatakan, dia telah menerima laporan tentang sebuah kejadian yang mungkin melibatkan pisau dan kendaraan. Namun, keseriusan mengenai luka tersebut belum diketahui.
Sementara itu, saksi mengungkapkan, ada seorang pria yang memiliki pisau 12 inci tengah berburu.
Otoritas transportasi London mengatakan, stasiun London Bridge dan Borough ditutup sementara atas permintaan polisi, ada juga penutupan di Monument and Bank di mana polisi bersenjata terlihat dalam jumlah besar. (Mirror)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno
-
Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil
-
Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung
-
Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara
-
Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani