Suara.com - 10 orang yang ditangkap terkait penyelidikan serangan teror di Jembatan London pada Sabtu (3/6/2017) lalu telah dibebaskan polisi.
"Semua orang yang ditangkap pada hari Minggu 4 Juni terkait penyelidikan ini telah dibebaskan tanpa tuduhan," kata polisi dalam sebuah pernyataan Senin (5/6/2017) dilansir dari laman AFP.
10 orang tersebut ditangkap di Barking, London Timur pada Minggu pagi. Mereka diciduk karena dicurigai polisi terlibat dalam aksi teror yang menewaskan tujuh orang itu.
Polisi juga telah mengumumkan identitas dua dari tiga pelaku. Mereka adalah Khuram Shazad Butt, warga negara Inggris kelahiran Pakistan berusia 27 tahun dan Rachid Redouane alias Rachid Elkhdar, warga negara Maroko dan Libia berusia 30 tahun.
Diberitakan sebelumnya, para pelaku menabrakkan mobil van ke para pejalan kaki di Jembatan London. Usai itu, tiga orang keluar dari mobil dan masuk ke area Borough Market. Di sana mereka menyerang warga dengan senjata tajam.
Aksi ketiga pelaku berakhir setelah ditembak mati oleh petugas. Akibat kejadian ini, tujuh orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan
-
Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR
-
DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru
-
Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!