Suara.com - Satreskrim Polres Tulungagung, Jawa Timur melakukan operasi tangkap tangan terhadap dua orang panitia penerimaan peserta didik baru (PPDB) di SMPN 2 Tulungagung. Keduanya diduga melakukan pungutan liar terhadap orang tua siswa untuk penerimaan murid melalui jalur kompetensi.
"OTT dilakukan tim Saber Pungli pada Jumat (16/6) terhadap dua orang terlapor berinisial RB dan SP karena terkait dugaan korupsi," kata Kasubbag Humas Polres Tulungagung AKP Saeroji di Tulungagung, Sabtu (17/6/2017).
Ia menuturkan, OTT dilakukan saat kegiatan PPDB masih berlangsung. Petugas langsung menyergap ke ruang panitia di ruang kesiswaan dan mengamankan barang bukti berupa 18 amplop berisi uang total Rp33,5 juta dari tumpukan berkas panitia PPDB.
Petugas juga menyita sejumlah barang bukti lain, yakni satu bendel daftar hadir orang tua, satu bendel daftar hadir siswa, satu bendel daftar rekapan peserta uji kompetisi, satu buku PPDB jalur tes uji kompetensi 2017/2018, tujuh berkas siswa yang mendaftar PPDB SMPN 2 Tulungagung, satu bendel amplop kosong berkop SMPN 2 Tulungagung dan satu tas warna hitam.
Dua orang panitia berinisial RB (44) dan SP (55) kemudian dibawa ke Mapolres Tulungagung untuk dimintai keterangan. Polisi tidak melakukan penahanan, karena setelah dimintai keterangan saksi RB dan SP diizinkan pulang.
"Terlapor selaku panitia PPDB SMPN 2 Tulungagung melalui jalur 'offline' (kompetensi) diduga menerima uang dari calon wali murid, dengan cara memberikan amplop warna cokelat kosong berlogo KOP SMPN 2 Tulungagung kepada mereka," kata Saeroji.
Polisi menduga, pemberian amplop kosong oleh panitia bertujuan agar calon wali murid memberikan sejumlah uang partisipasi.
"Uang itu berasal dari sumbangan wali murid. Seluruh amplop berisi sejumlah uang itulah yang kemudian kami sita sebagai barang bukti awal dilakukannya OTT dan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi (pungli)," katanya.
Saeroji menambahkan, hingga saat ini tim penyidik masih memeriksa saksi-saksi.
Baca Juga: KPK Amankan Rp470 Juta di OTT Tiga Pimpinan DPRD Mojokerto
"Kami baru melakukan pemeriksaan saksi terkait hal itu di SMPN 2 Tulungagung," katanya.
Dikonfirmasi terkait OTT tersebut, Kepala SMPN 2 Tulungagung Eko Purnomo enggan memberikan komentar atas dugaan penyelewengan panitia PPDB yang tertangkap OTT. Ia berdalih belum ada informasi benar dan pastinya terkait kabar tersebut.
"Jika ada hal semacam itu, langsung ke dinas saja. Kami belum mendapatkan informasi pasti terkait itu saat ini," katanya.
Ia mengatakan, jika memang ada kasus ini, pihaknya menegaskan tidak ada pengaruh atau perubahan pengumuman PPDB jalur offline yang diumumkan pada Sabtu (17/6). [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Lantai Dapur Ambrol ke Sungai, Warga Kutawaringin Ditemukan Tak Bernyawa Usai 4 Hari Pencarian
-
Ramai BPJS PBI Nonaktif, Menkes Sebut Solusi Masih Dibahas Pemerintah
-
Eddy Soeparno: Kalau Ditanya Hari Ini, Saya Dukung Pak Zulhas Dampingi Pak Prabowo di 2029
-
Dugaan Kekerasan Mahasiswa UNISA Yogyakarta Resmi Dilaporkan ke Polresta Sleman
-
Prabowo Yes, Gibran Nanti Dulu, PAN Belum Tegaskan Dukungan Wapres Dua Periode
-
Bukan Mendadak! Juda Agung Ungkap Rahasia Tugas Wamenkeu yang Sudah 'Disiapkan' Sejak Jadi Deputi BI
-
Potret Harmonis Dwitunggal Jakarta: Saat Pramono Beri Pesan Menyentuh di Hari Bahagia Rano Karno
-
Tak Mau Kalah dari PKB, Giliran PAN Nyatakan Siap Dukung Prabowo 4 Kali di Pilpres
-
Usai Lakukan 2 OTT, KPK Sudah Tetapkan Tersangka Kasus Pajak Kalsel dan Bea Cukai Jakarta
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK