Suara.com - Presiden Joko Widodo menghadiri acara berbuka puasa bersama dengan keluarga besar Mabes TNI di Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (19/6/2017).
Jokowi yang mengenakan kemeja putih berlapis jas itu tiba di lapangan Plaza Mabes TNI Cilangkap sekitar pukul 17.21 WIB. Dia disambut Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dengan sejumlah pasukan.
Kemudian Jokowi langsung menuju ke tempat yang disediakan. Acara berbuka puasa bersama ini dilaksanakan di lapangan terbuka dengan duduk bersila di lantai beralaskan karpet merah.
Sebelumnya, sudah tampak hadir para Kepala Staf Angkatan, kemudian sejumlah menteri kabinet kerja dan pimpinan lembaga negara. Di antaranya adalah Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Kepala BIN Jenderal Budi Gunawan, Ketua KPK Agus Rahardjo, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri PUPR Basuki Hadimuldjono dan lainnya.
Beberapa saat setelah Jokowi tiba, tampak hadir Wakil Presiden Jusuf Kalla.
Dalam sambutannya, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menyampaikan terimakasih kepada Jokowi karena telah mencairkan gaji ke 14 bagi prajurit TNI khususnya yang bertugas di daerah-daerah perbatasan.
"Terimakasih Bapak Presiden telah mencairkan gaji ke-14 untuk prajurit TNI di daerah terpencil. Khusus untuk prajurit di Mabes TNI sengaja belum saya serahkan sebelum prajurit yang ada di daerah terpencil diberikan," kata Gatot.
Selain itu Gatot juga memastikan bahwa komando TNI teguh pada pimpinan.
"Jadi TNI ini jangan diragukan lagi Bapak, apapun TNI siap digerakkan. Karena TNI tidak boleh gagal dalam melaksanakan tugas," tandas dia.
Baca Juga: Jokowi Akan Revisi Peraturan Sekolah 5 Hari
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Eks Direktur BAIS Bongkar Rahasia Dapur Intelijen: Cuma Kasih 'Bisikan', Sisanya Hak Presiden
-
Menteri Perang AS Ngamuk ke Senat Saat Minta Rp24 Ribu T untuk Kalahkan Iran
-
50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan
-
Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China
-
Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa
-
Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun
-
Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha
-
Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus
-
Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi
-
Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia