Suara.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mewajibkan seluruh mobil dinas Pemkot Surabaya dikumpulkan atau diparkir di halaman Balai Kota Surabaya menjelang libur Hari Raya Idul Fitri atau mulai Kamis (22/6/2017) sore ini.
"Kebijakan itu sudah berlangsung selama beberapa tahun. Tujuannya adalah untuk pengamanan dalam masa libur lebaran. Jadi tidak ada yang berubah, nanti dikumpulkan di balai kota," kata Tri Rismaharini.
Risma menyatakan pengumpulan mobil dinas dari sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di Pemkot Surabaya dilakukan satu hari menjelang cuti bersama lebaran.
Ia mengaku dirinya memiliki data mobil dinas yang dimiliki Pemerintah Kota Surabaya. Untuk itu, apabila ada yang tidak memarkir di halaman Balai Kota Surabaya dipastikan akan diketahui.
Sedangkan mobil yang tidak wajib diparkir di halaman balai kota yaitu mobil operasional yang digunakan oleh beberapa dinas terkait, seperti Satpol PP, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perhubungan, Pemadam Kebakaran dan Dinas Kesehatan.
"Hanya kendaraan itu saja yang tidak boleh selama libur lebaran," katanya.
Meski demikian, Pemerintah Kota Surabaya tidak hanya menyiapkan lahan parkir di Balai Kota Surabaya melainkan juga di halaman Gedung Kantor Pemkot Surabaya, halaman Kantor Bappeko Jalan Pacar, Gedung Parkir Siola serta Park and ride Jalan Mayjend Sungkono.
Sementara itu, Ketua DPRD Surabaya Armuji mengimbau kepada para anggota dewan untuk tidak menggunakan mobil dinas untuk keperluan Hari Raya Idul Fitri 2438 Hijriah.
"Sebaiknya mobil dinas tidak dipakai karena itu untuk kegiatan operasional sehari-hari," kata Armuji.
Meski demikian, lanjut dia, pihaknya tidak meminta anggota dewan untuk memarkir mobil dinasnya di halaman gedung DPRD Surabaya sebagaimana pejabat Pemkot Surabaya yang memarkir mobil dinas di halaman Balai Kota Surabaya.
Hanya saja, Armuji menekankan agar mobil dinas tersebut diparkir di rumahnya masing masing. Hal itu karena Gedung DPRD Surabaya tidak memiliki halaman luas untuk parkir kendaraan tersebut.
"Kalau mobil pejabat diparkir di Balai Kota Surabaya tidak masalah, kalau di dewan tidak punya halaman," ujarnya. [Antara]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Meluas ke 12 Titik! Polisi Geledah Pacific Place hingga Rumah Mewah di Sentul Terkait Kasus TPPU
-
Bahaya State Capture, Pakar Ungkap Cara Militer 'Kuasai' Negara Lewat Jalur Legal
-
Jejak Densus 88 Kuntit Jampidsus di Cafe de'CLAN Signature: Kini Ditemukan Brankas Dolar Rp67 M!
-
Bareskrim Rampungkan Berkas Kasus Impor Handphone Ilegal, Tiga Tersangka Segera Disidang
-
Mengapa Pengembalian Amplop Belum Tentu Membebaskan Raja Juli Antoni dari Pidana?
-
Sembunyi di Balik Lemari! Polisi Sita Rp67 M dari Cafe de'CLAN yang Diduga Milik Jampidsus Febrie
-
Brankas Berisi Dolar Disita di Cafe de'CLAN, Nama Jampidsus Febrie Adriansyah Ikut Terseret
-
Dari Cafe de'CLAN Signature ke Pacific Place, Polisi Kejar Aliran Duit Korupsi PLTU hingga Asabri!
-
Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
-
Kasus Eksploitasi Anak 'Tenda Biru' Bukan Dipicu Postingan Viral WN Jepang