Suara.com - Kepala Kepolisian Resor Bogor, Jawa Barat AKBP Andi M Dicky Pastika Gading, menyampaikan masyarakat tidak perlu khawatir kabar ditemukan tas diduga berisi bom di sebuah warung trotoar Jalan Raya Dramaga, Sabtu dinihari.
"Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas, isinya hanya plastik sampah. Kelihatannya orang tersebut hanya ingin buang sampah menggunakan tas plastik yang berisi plastik juga di pinggir jalan," kata Kapolres di Bogor, Sabtu.
Dia menjelaskan, pada pukul 02.30 WIB, ada masyarakat yang melihat orang meninggalkan barang yang mencurigakan berupa tas berwarna abu, kemudian melaporkan hal tersebut ke pos pengamanan (pospam) terdekat.
Setelah sebelumnya melihat satu unit mobil merk Avanza yang sempat berhenti di sekitar lokasi.
Kemudian, mobil avanza tersebut sempat mondar mandir di sekitar pospam lalu tak lama meninggalkan lokasi dan warga melaporkan adanya tas abu yang mencurigakan tersebut kepada petugas.
Dari laporan itu petugas segera melakukan pemeriksaan dan didapati tas hanya berisi plastik sampah.
Dicky mengimbau masyarakat tidak usah resah terhadap kabar tersebut.
Menurutnya kepolisian akan selalu melakukan yang terbaik untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta melindungi dan mengayomi masyarakat.
Dari hasil pantauan, kabar tersebut telah menyebar di media sosial tak lama sejak temuan tersebut dilaporkan.
Kapolres juga meminta awak media dan masyarakat ikut menyebarkan konfirmasi kebenaran terkait kabar tersebut.
"Jangan lupa jawab juga di Facebook ya, itu bukan bom, " tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Prabowo Kumpulkan Eks Menlu: Apa Saja Poin Krusial Arah Politik Luar Negeri di Istana?
-
Partai Demokrat Desak Angka Ambang Batas Parlemen Dikecilkan, Herman Khaeron Ungkap Alasannya!
-
Temui Putra Mahkota Abu Dhabi, Megawati Kenalkan Pancasila sebagai Falsafah Pemersatu Bangsa
-
Saat Indonesia Jadi Pasar Rokok Terbesar ASEAN, Siapa Lindungi Generasi Muda?
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah