Suara.com - Seorang rapper yang tampil di klub malam Arkansas dimana 28 orang tertembak, telah ditangkap atas tuduhan yang tidak terkait.
Baku tembak yang terjadi saat konser di klub malam Power Ultra Lounge di Little Rock pada hari Sabtu (1/7/2017) waktu setempat. Ricky Hampton, yang dikenal dengan nama panggungnya Finese 2 Tymes, ditahan oleh polisi pada hari Minggu (2/7/2017) pagi.
Kepolisian Little Rock tweeted bahwa penangkapan tersebut tidak terkait dengan penembakan tersebut.
Dalam sebuah posting di Facebook, Hampton menyampaikan rasa duka citanya kepada korban cedera yang datang untuk melihatnya tampil.
"Kekerasan bukan untuk klub. Kita semua datang dengan satu motif di penghujung hari, dan itu menyenangkan, jangan sampai terluka," katanya.
KATV mengutip pernyataan agen Hampton yang mengatakan bahwa rapper itu tidak ada hubungannya dengan penembakan tersebut. Berbagai materi untuk konser Hampton dikritik melalui media sosial. Pasalnya, tampilan gambar dari materi promosi tersebut memperlihatkan foto Hampton memegang senapan.
Kota Little Rock telah menghentikan lisensi Power Ultra Lounge, dan para pejabat mengatakan bahwa mereka berencana untuk menutup klub secara permanen. Pemilik lahan tersebut juga telah mengirim pemberitahuan penggusuran di lokasi tersebut.
Seperti diketahui, penembakan tersebut tidak terkait dengan aksi teroris, tapi lebih pada perselisihan melibatkan sejumlah pelanggan di klub tersebut. [BBC]
Baca Juga: Baku Tembak di Klub Malam Arkansas, 28 Orang Luka-luka
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
MAKI Ingatkan Jaksa Jangan Terjebak Manuver Nadiem Makarim
-
Kemenkes Siapkan Strategi Swab Mandiri untuk Perluas Deteksi Dini Kanker Serviks
-
KPK Bakal Periksa Eks Menaker Hanif Dhakiri Terkait Kasus Korupsi RPTKA
-
Polda Metro Jaya Sita 27 Kg Sabu dan Happy Five Senilai Rp41,7 Miliar di Tangerang
-
Propam Usut Dugaan Salah Prosedur Polisi yang Amankan Pedagang Es Gabus di Johar Baru
-
Bukan Cuma 28, Satgas PKH Ungkap Potensi Gelombang Baru Pencabutan Izin Perusahaan Pelanggar Hutan
-
KAI Daop 1 Rilis Jadwal Mudik Lebaran 2026, Siapkan 37 Ribu Kursi Per Hari
-
Pascabanjir Cengkareng, Sudin LH Jakbar Angkut 187 Ton Sampah dalam 8 Jam
-
Mensos Paparkan Data Bencana Januari 2026: 34 Titik Melanda Indonesia, Jawa Jadi Wilayah Terbanyak
-
12 Aparat Hukum Diduga Perkosa Seorang Ibu di Papua, Saksi Mata Ungkap Kronologi Pilu