Suara.com - Ketua MPR Zulkifli Hasan tidak setuju dengan ancaman penundaan pembahasan anggaran KPK dan Polri oleh DPR. ancaman itu dikatakan anggota Pansus Angket KPK beberapa waktu lalu.
Sementara soal keinginan Pansus Hak Angket KPK yang ingin mengunjungi tahanan korupsi di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin dan Pondok Bambu, Kamis (5/7/2017) besok, Zulkifli tak permasalahkan itu.
"Itu hak nya Pansus kan ya nggak apa - apa. Tapi kalau kemarin kan anggaran KPK mau distop, saya nggak setuju. Anggaran Kapolri mau distop saya nggak setuju. Ya kita di situ saja, tapi kalau ada yang aneh ya kita nggak setuju," kata Zulkifli di DPR Senayan, Jakarta, Selasa (4/7/2017).
Selanjutnya mengenai Pansus Hak Angket yang dinilai diragukan sebagian masyarakat maupun para pegiat korupsi, menurut Zulkifli, Pansus hak angket harus meyakinkan masyarakat apa yang tengah dilakukan tersebut.
"Kalau itu yang diharapkan pesan saya kepada Pansus ini kan ada pro-kontra di publik sekarang Pansus tugasnya yakinkan ke publik karena mereka tujuannya hanya ingin memperkuat KPK. Pansuskan diragukan, menurut saya mereka memanggil dulu pakar-pakar tata negara untuk menyampaikan pendapat bahwa pansus ini ada undang-undang nya memperkuat itu. Agar publik yang pro kontar melihat langkah-langkah berikutnya," ujar Ketua Umum Partai Amanat Nasional itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat