Suara.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik mengharapkan Rancangan Peraturan Daerah tentang Hak Keuangan dan Administrasi Pimpinan dan Anggota DPRD DKI rampung dibahas antara eksekutif dan legislatif pada awal September 2017.
Raperda tersebut merupakan tindak lanjut dari Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.
"Jadi kalau mau dilaksanakan harus ada Perda, PP 18 mengatur soal tunjangan lah. Walaupun kenaikannya nggak terlalu signifikan, tapi wajarlah kalau naik," ujar Taufik di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat (7/7/2017).
Setelah menjadi Peraturan Daerah, Taufik mengatakan tunjangan pimpinan dan anggota dewan akan naik sekitar empat kali lipat dari awal. Tunjangan dewan di antaranya meliputi rumah, operasional, dan sembako.
"Kenaikannya cuman 4 kali uang representasi. Uang representasinya Rp3 juta, kalau naik jadi Rp12 juta, kira-kira gitu. Cuma untuk melaksanakan ini harus ada Perda. Nah, Perda itu ada dua pintunya, usul inisiatif DPRD atau diusulkan oleh eksekutif," kata Taufik.
"Kalau diusulkan oleh inisiatif DPRD ada fase waktu yang panjang, karena secara internal itu akan ketemu 3 kali paripurna, gitu ya. Tapi kalau menggunakan usul ini lewat eksekutif, itu 3 kali paripurna karena sudah selesai di sini. Kalau kita kan harus ada kesepakatan kita dulu," lanjut Taufik.
Menurut Taufik, setiap daerah harus menindaklanjuti Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2017.
"PP itu kan harus dilaksanakan di setiap daerah. Perangkat untuk melaksanakan PP itu harus ada perda," kata dia.
Baca Juga: Reaksi Taufik dan Djarot Usai Ada Pesta Gay Kelapa Gading
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!
-
Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat
-
Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri
-
Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat
-
Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG
-
Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri
-
Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati
-
KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi
-
Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit