Suara.com - Line Job menyelenggarakan Mega Career Expo Jakarta di gedung Smesco Exhibition Hall, Jalan Gatot Subroto, nomor 94, Jakarta, Rabu (12/7/2017). Acara yang dibuka pukul 10.00 WIB itu dibanjiri para pencari kerja dari berbagai daerah.
"Di sini dari jam 09.00 sudah ramai, kemungkinan ini sampai sore jam 14.00 masih ramai," ujar Marketing Communication CV. CK Helmer Yulitasari (21).
Yulitasari menjelaskan acara ini untuk memperkenalkan vitur baru dari Line Job yang bekerjasama dengan Helmer.
"Menyelaraskan warga negara Indonesia, dimana Line itu biasa fitur-fiturnya kayak udah ada Line Food, Line Contact, Line Today. Jadi memaksimalkan fitur Line lainnya. Lebih kreatif dan produktif," ujar Yulitasari di depan pintu masuk event Line Jobs Mega Career Expo.
Yulitasari mengatakan acara ini diikuti sekitar 100 perusahaan.
"Kurang lebih nyampai 100 kantor. Itu ada perusahaan BUMN, perusahaan multinasional dan nasional juga ada," ujarnya.
"Rata-rata di kantornya ada di Jakarta. Mungkin sedikit banget 20 persen sampai 10 persen kalau dari luar Jakarta," dia menambahkan.
Yulitasari mengatakan acara ini memberikan keuntungan bagi pencari kerja dan perusahaan, dimana mereka bisa bertemu dan sharing pengalaman.
Yulitasari kemudian membagi tips untuk mencari kerja yang efektif.
"Karena ini berhubung acaranya job fair. Paling persiapannya aja ke job fair. Kalau ke job fair yang pasti kita udah tahu perusahaan mana yang mau disambangin, kita udah pelajari dulu pastinya sejarah perusahaannya, profil perusahaannya. Dimana kadang-kadang job fair bukan cuma hanya jelasin saja perusahaan ini membutuhkan IT, PR, atau segera macam," ujarnya.
"Kadang-kadang dalam acara ini juga interview langsung bisa jadi langsung dilakukan. Kurang lebih begitu. Jadi jangan datang tanpa persiapan apapun. Minimal pakaian harus rapi, takutnya ada interview dadakan," Yulita menambahkan.
Yulitasari juga membagikan tips agar tidak tertipu dengan lowongan kerja palsu.
"Biasa yang pasti perusahaan jarang mau memungut biaya, di pastikan nomor atau email yang menghubungi kamu kreadibilitasnya bisa diakui. Dan yang pasti kita harus konfirmasi lagi. Atau jaman sekarang kan udah ada internet, kita bisa searching di internet itu penipuan atau bukan," katanya. [Yunita]
Tag
Berita Terkait
-
Gubernur Banten: Tingkat Pengangguran Masih Tinggi, Penataan Ulang Pendidikan Vokasi Jadi Prioritas
-
Fenomena Discouraged Workers: Mengapa Jutaan Warga RI Menyerah Cari Kerja?
-
Batam Berupaya Tingkatkan Kualitas SDM dan Tekan Angka Pengangguran
-
Ekonomi Melonjak, BP Batam Siapkan Strategi Kurangi Pengangguran
-
Pramono Sebut Pengangguran Jakarta Turun 6 Persen, Beberkan Sektor Penyelamat Ibu Kota
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Blue Bird yang Banyak Dilirik: Service Record Jelas, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 5 Sepatu Jalan Kaki untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantalan Nyaman Bisa Cegah Nyeri Sendi
- 7 Sepatu Sandal Skechers Diskon hingga 50% di Sports Station, Empuk Banget!
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
- Evaluasi Target Harga BUMI Usai Investor China Ramai Lego Saham Akhir 2025
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Caracas Membara! Ratusan Pendukung Bentengi Istana Miraflores Usai Trump Klaim Sukses Tangkap Maduro
-
Di Mana Nicolas Maduro? Jaksa Agung Venezuela Desak AS Beri Bukti Presiden Masih Bernyawa
-
Venezuela Menolak Takluk, Sebut Serangan AS Sebagai Perang Kolonial
-
Pasukan AS Tangkap Nicolas Maduro, Trump Klaim Serangan Skala Besar Sukses
-
Kemendagri Gandeng Lion Group Percepat Pemulihan Pemerintahan Aceh Tamiang
-
Dinas SDA Jakarta Bangun Tanggul Darurat di Lima Kawasan Rawan Tergenang Rob
-
Mendagri Minta Praja IPDN Terapkan Ilmu Pemerintahan Selama Bantu Daerah Bencana
-
Mendagri Lepas Praja IPDN, Bantu Percepat Pemulihan Pemerintahan dan Layanan Publik di Aceh Tamiang
-
Hina Penumpang dengan Kata Kasar, Sopir Jaklingko di Jaktim Dipecat
-
Pasal Penghinaan Pemerintah di KUHP Digugat ke MK, Mahasiswa Nilai Berpotensi Kriminalisasi Kritik