-
Ekonomi Batam tumbuh 6,8% namun TPT tinggi di 7,68%.
-
BP Batam luncurkan MANTAB untuk sinkronkan talenta–industri.
-
Komitmen perekrutan 55.375 tenaga kerja melalui kolaborasi lintas sektor.
Suara.com - Batam kembali mencatatkan kinerja ekonomi yang impresif. Pertumbuhan ekonomi kota industri tersebut mencapai 6,8 persen, melampaui capaian tahun 2024 dan menjadikannya salah satu wilayah dengan ekspansi ekonomi paling progresif di Indonesia.
Namun, di balik geliat ekonomi itu, Batam masih menghadapi tantangan besar berupa tingkat pengangguran terbuka (TPT) yang mencapai 7,68 persen, jauh di atas rata-rata nasional sebesar 4,02 persen.
Untuk menjembatani kesenjangan antara kebutuhan industri dan kapasitas tenaga kerja, Badan Pengusahaan (BP) Batam resmi meluncurkan Program Manajemen Talenta Batam (Mantab).
Program ini dirancang sebagai ekosistem talenta terintegrasi yang menggabungkan pemetaan kompetensi, pelatihan terarah, dan penempatan tenaga kerja berbasis platform digital yang terbuka bagi perusahaan maupun pencari kerja.
Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, menegaskan urgensi terobosan baru dalam mengelola SDM Batam.
“Kita harus membuat terobosan. Tidak hanya pelatihan atau sertifikasi, tetapi harus ada platform yang menjembatani pencari kerja dengan industri-industri di Batam. Ini akan memudahkan bukan hanya pencari kerja namun juga perusahaan,” ujarnya.
Menurut Fary, Mantab juga diproyeksikan mendukung proses sertifikasi nasional maupun internasional guna meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal. Peluncuran program ini ditandai dengan penandatanganan nota komitmen perekrutan 55.375 tenaga kerja bersama berbagai pelaku usaha di Kota Batam angka yang menunjukkan tingginya kebutuhan industri terhadap tenaga kerja terampil.
Dukungan terhadap program ini datang dari mitra teknologi, IDSurvey, yang menjadi pengembang platform Mantab. COO IDSurvey, Andry Tanudjaja, menyebut program ini sebagai langkah strategis yang mampu menjawab masalah pengangguran secara konkret. “Melalui pendekatan baru Aplikasi Mantab ini semoga dapat mengurangi pengangguran di Kota Batam. Kami juga siap membantu proses sertifikasi talenta agar dapat diserap sesuai kebutuhan industri,” ujarnya.
Dengan kolaborasi lintas sektor pemerintah, pelaku usaha, dan penyedia teknologi—Program Manajemen Talenta Batam diharapkan menjadi akselerator dalam menurunkan angka pengangguran, memperkuat daya saing SDM lokal, dan membuka peluang karier yang lebih luas bagi masyarakat Batam di tengah tren pertumbuhan ekonomi yang terus menanjak.
Baca Juga: Kewajiban Neto Indonesia Meroket di Kuartal III 2025, Apa Dampaknya Bagi Ekonomi?
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
OJK Terima Dua Paket Calon Direksi BEI
-
Di Balik Progres Percepatan Sekolah Rakyat: Dedikasi Tinggi dan Komitmen Tanpa Kompromi Para Pekerja
-
Kredit Komersial BRI Melesat 58,4 Persen, Meroket Jadi Rp61,4 Triliun
-
Prabowo Bidik Dedieselisasi, Cerah: Jangan Tanggung, Stop Juga Proyek Gas dan Batu Bara!
-
Gurita Bisnis Ekstraktif di Lingkaran Kabinet Merah Putih, Siapa Saja Pemainnya?
-
Belanja Daerah Lamban, OJK Minta BPD Manfaatkan Dana Pemda
-
Harga Bawang dan Cabai Kompak 'Terbang' Hari Ini
-
Siaga Satu! Harga Minyak Mentah Dunia Dekati USD 108 Per Barel
-
Tensi Timur Tengah Mereda, Rupiah Menguat Tipis ke Rp17.211 Per Dolar AS
-
IHSG Bangkit Melesat Tinggi ke Level 7.200 di Senin Pagi