Suara.com - Sebuah Islamic center di Manchester telah mengalami kerusakan signifikan setelah serangan pembakaran yang diduga terjadi Minggu (16/7/2017) waktu setempat. Pemadam Kebakaran Manchester dipanggil sekitar pukul 11.40 malam dan polisi memastikan bahwa ada hal yang mencurigakan.
Seorang juru bicara mengatakan kepada Manchester Evening News bahwa mereka telah menerima telepon bahwa bangunan tersebut 'diserang'. Layanan darurat mengkonfirmasi bahwa terjadi kebakaran di Pusat Islam Nasfat Manchester di Droylsedon Road dan sedang diselidiki.
Api muncul dari atap dan asapnya hingga ke langit dan menyambar bangunan di sekitarnya.
"Kami dipanggil pukul 11.43 pm ke Droylsden Road di Newton Heath karena laporan kebakaran. Kami mengirim lima armada ke tempat kejadian dan penyelidikan kini sedang berlangsung," ujar juru bicara Greater Manchester Fire and Rescue Service.
Masjid tersebut sebelumnya telah menjadi target teror, dengan dua kepala babi yang dilemparkan saat orang-orang sedang berdoa. Selain itu, sebuah minibus dihancurkan dalam serangan pembakaran pada tahun 2014.
"Kami menyelidiki ini sebagai kejahatan kebencian yang telah merusak tempat ibadah yang digunakan anggota komunitas Nigeria. Kejahatan kebencian sering dilaporkan karena sejumlah alasan, tapi masyarakat harus percaya diri karena tidak ada yang harus menjadi subjek kebencian dan intoleransi," ujar Kepala Inspektur Detektif Paul Walker dari GMP's City of Manchester Borough. [Metro]
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati
-
Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah
-
Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend