Suara.com - Buku berjudul “Ahok di Mata Mereka” resmi dipublikasikan untuk khalayak, di Ballroom Hotel Pullman, Thamrin, Jakarta, Rabu (19/7/2017).
Buku kumpulan tulisan 51 tokoh ini terdiri dari pakar, jurnalis, dan relawan, ini merupakan kado istimewa untuk Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yang tengah mendekam di Rumah Tahanan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.
Staf pribadi Ahok, Sakti Budiono, mengatakan buku itu dibuat sebagai kado istimewa untuk mantan Gubernur DKI yang pada Kamis (29/6/2017) lalu merayakan hari ulang tahun ke 51 di balik jeruji besi.
"Saya sendiri yang menyerahkan buku sebelum dipublikasikan ke Mako Brimob, 29 Juli, dan dia kaget, tidak menyangka," kata Sakti saat menyampaikan kata sambutan Rabu (19/7/2017).
Neneng, penggagas buku “Ahok di Mata Mereka” mengatakan ide pembuatan buku berawal dari istri Ahok, Veronica Tan, yang membacakan alasan Ahok batal mengajukan banding atas vonis dua tahun penjara.
"Akhirnya, kami bersepakat bikin buku yang seharusnya terbit pada Oktober 2017. Awalnya bukan hanya 51 penulis. Karena ingin memberikan (kado) ulang tahun kejutan, jadi kami meminta tulisan dari para tokoh, jurnalis, dan akademisi nih," terangnya.
Acara ini juga dihadiri istri Ahok, Veronica Tan; Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto; Politikus Partai Golkar Nusron Wahid; kuasa hukum Ahok, I Wayan Sudiarta; Musikus Addie MS, Hamdi Muluk, hingga Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat.
Baca Juga: Jadi Tersangka Suap, Anggota Fraksi PKS Diperiksa KPK
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Menkes Budi Ungkap Faktor Utama Masyarakat Masih Anti Vaksin: Takut Demam, Kurang Literasi
-
KPK Cecar Presiden Borneo FC Nabil Husein Soal Aliran Uang Batu Bara Rita Widyasari
-
Kejagung Sita Lamborghini hingga Kantor di Kasus Korupsi Izin Tambang Bauksit Kalbar
-
Penyekap Wanita di Bandung Buron, Polisi Didesak Kerahkan Kemampuan Terbaik TangkapTaufik Hidayat
-
Bukan Hukuman Ringan, Nadiem Makarim Berharap Bisa Bebas dalam Putusan Hakim
-
Wamendikdasmen Akan Cek Dugaan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam
-
Pengurus BEM Fakultas UBK yang Tampung Suap Rp20 Juta Terancam Sanksi Akademik
-
Bapemperda DPRD DKI Jakarta Dorong PAM Jaya Percepat Perbaikan Pipa
-
Gerak Cepat Tangani Rob Pati, Ahmad Luthfi Siapkan Rp400 Juta untuk Rehabilitasi Tanggul
-
Alasan Kesehatan, Hakim Bacakan Vonis Nadiem Makarim Selasa Pekan Depan