Suara.com - Siapa yang tak mengenal Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Semenjak pertamakali kali diumumkan menjadi menteri oleh Presiden Joko Widodo, sosoknya selalu menarik perhatian publik.
Sepak terjangnya menakutkan bagi para mafia dan pencuri ikan. Tapi, dalam kehidupan sosial, dia dikenal humble dan sering heboh.
Salah satu aksi heboh menteri asal Pangandaran itu terekam video. Dia tengah melakukan crowd surfing ke para karyawan Kementerian Kelautan dan Perikanan di kapal Kelud.
Video tersebut, antara lain diunggah oleh staf Menteri Susi, Fika Fawzia, @nrg07.
"Rockstar @susipudjiastuti moshpit bersama staff @kkpgoid di atas KM Kelud," tulis Fika pada Jumat (21/7/2017).
Dalam video tersebut terlihat Menteri Susi yang mengenakan kaus biru tengah bersuka cita dengan pegawainya. Di salah satu bagian, dia naik ke atas kapal, lalu dia menjatuhkan diri ke arah para karyawan di bawahnya.
Usai menangkap badan bos maskapai Susi Air tersebut, mereka tertawa bersama.
Aksi tersebut menuai apresiasi dari netizen. Mereka umumnya suka sekali dengan gaya menteri yang punya tato di kaki dan suka merokok itu.
"Kebersamaan ibu Susi dg seluruh karyawan KKP benar2 diwujudkan dalam retread di atas kapal Kelud. Bravo ibu Susi," tulis netizen.
Netizen yang lain menyebut Menteri Susi memang luar biasa karena tegas, tetapi juga dekat dengan karyawan.
Tetapi ada juga netizen yang menyindir isu ada mafia yang ingin menjatuhkan Menteri Susi dari Kabinet Kerja karena merasa terusik oleh sepak terjangnya.
"Seperti akan "jatuh" dr Kabinet ya, Bu ? Semoga bkn dr orang2 terdekat Ibu. Kejahatan di Laut bknlah illegal fishing, tp kebodohan & miskin," tulis netizen.
Berita Terkait
-
Benteng Terakhir Pesisir: Mengapa Zona < 1 Mil Harus Dilindungi Total
-
Susi Pudjiastuti Minta Wamenag Laporkan Gus Elham ke Polisi, Netizen Setuju
-
Biodata dan Pendidikan Susi Pudjiastuti yang Desak Kapolri Tangkap Gus Elham
-
Kasus Gus Elham: Berapa Ancamam Hukuman Penjara Pelecehan Seksual Anak?
-
Eks Menteri Ikut Geram Gus Elham Cium-cium Bocil: Tangkap dan Hukum, Pak Kapolri!
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Menuju JFSS 2026, Pemerintah dan Kadin Sepakat Ketahanan Pangan Jadi Prioritas Nasional
-
Aceh Tamiang Dapat 18 Rumah Rehabilitasi, Warga Bisa Tinggal Tenang
-
Usai di Komdigi, Massa Demo Datangi Polda Metro Jaya Minta Usut Kasus Mens Rea
-
Profil Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa: dari Pilot ke Pemimpin Provinsi Baru
-
Catatan Kritis Gerakan Nurani Bangsa: Demokrasi Terancam, Negara Abai Lingkungan
-
Satgas Pemulihan Bencana Sumatra Gelar Rapat Perdana, Siapkan Rencana Aksi
-
Roy Suryo Kirim Pesan Menohok ke Eggi Sudjana, Pejuang atau Sudah Pecundang?
-
Saksi Ungkap Rekam Rapat Chromebook Diam-diam Karena Curiga Diarahkan ke Satu Merek
-
Banjir Jakarta Mulai Surut, BPBD Sebut Sisa Genangan di 3 RT
-
Petinggi PBNU Bantah Terima Aliran Dana Korupsi Haji Usai Diperiksa KPK