Suara.com - Ruang publik terbuka ramah anak dan ruang terbuka hijau Kalijodo, Jakarta, bakal tambah menarik. Seniman asal Solo, Jawa Tengah, bernama Teguh Osentri, akan menyumbangkan empat buah batu dari reruntuhan Tembok Berlin, Jerman. Batu lambang perdamaian itu rencananya diserahkan awal Oktober 2017.
"Beliau mau menyumbangkan empat batu Tembok Berlin di Kalijodo. Nah, nanti dijadikan temannya 'patung tembus pandang,'" kata Djarot di Balai Kota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (27/7/2017).
Djarot mengatakan empat buah batu Tembok Berlin itu merupakan satu-satunya yang ada di Asia Tenggara. Karena yang lainnya sudah dipecahkan. Batu-batu tersebut akan diletakkan di taman yang nanti bakal dinamai taman perdamaian.
"Itu nanti akan ada di lokasi Taman Kalijodo. Sekaligus nanti diresmikan untuk tempat parkir, taman, dan jembatan dan Masjid Almubaroqah," ujar Djarot.
Design Taman Kalijodo sudah ia dibicarakan dengan tim yang akan membangun taman yang dulunya terkenal sebagai tempat prostitusi dan judi.
Djarot tertarik dengan design yang sudah ditawarkan kepadanya.
Djarot menambahkan taman itu akan semakin indah bila empat buah batu itu sudah diletakkan di Kalijodo.
"Kalau menurut saya sih ini monumental karena harganya satu potong Tembok Berlin sekarang itu dihargai 1 juta Euro. Kalau 4 itu berarti 4 juta Euro. Tapi diserahkan betul oleh senimannya karena beliau dulu sekolah di Jerman," kata Djarot.
"Ini lagi masa pengerjaan. Insya Allah Oktober," Djarot menambahkan.
Fokus kelola Kalijodo
Pemerintah Provinsi Jakarta memfokuskan pengelolaan RPTRA Kalijodo. Alasannya, RPTRA ini merupakan salah satu yang terbesar di Ibu Kota yang dilengkapi dengan ruang terbuka hijau.
Asisten Sekretaris Daerah Bidang Kesejahteraan Rakyat DKI Jakarta Fatahillah mengatakan RPTRA Kalijodo memiliki areal yang cukup luas sehingga diperlukan penanganan khusus agar pengelolaan dan perawatannya bisa lebih baik.
"Di Kalijodo itu ada RPTRA dan RTH, jadi perlu penanganan khusus mulai dari keamanan dan perawatan," ujarnya.
Ia menjelaskan nantinya juga akan diatur mengenai proses perizinan penggunaan fasilitas di RPTRA Kalijodo melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.
"Jadi jika mau mengadakan acara di kawasan tersebut harus melalui proses perizinan agar terpantau apa saja kegiatan dan siapa yang menyelenggarakan," katanya.
Fatahillah menambahkan penanganan khusus RPTRA Kalijodo nantinya akan melibatkan Satuan Kerja Perangkat Daerah terkait. Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk sendiri telah membentuk pengelola di RPTRA tersebut.
"Animo masyarakat di RPTRA Kalijodo ini cukup tinggi. Bukan hanya dikunjungi oleh warga sekitar, tetapi juga wilayah lainnya," kata dia.
Tag
Berita Terkait
-
Pamer KTA Palsu Dalih Tangkap Orang di Kalijodo, Polisi Abal-abal Gondol HP hingga Motor Abang Ojol
-
Mau Revitalisasi RPTRA Kalijodo yang Ditinggal Anies, Pramono: Nanti Bisa Buat Jogging hingga Teater
-
Sejarah Taman Kalijodo, Peninggalan Ahok yang Terbengkalai Sekarang Ingin Dibenahi Pramono Anung
-
Mau Benahi Taman Kalijodo Peninggalan Ahok, Pramono: Ternyata Warga Sana Tidak Suka Main Skateboard
-
Jaman Jabat Gubernur DKI, Anies Tutup Alexis dan Ahok Tutup Kalijodo, Greget Mana?
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak
-
Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang
-
Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue
-
Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan
-
Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau
-
Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara
-
Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus
-
BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026