Suara.com - Warganet dibuat menangis dengan kisah Ramli, seorang kakek yang ditolak naik haji di detik-detik terakhir keberangkatan. Dia merupakan calon jemaah haji asal Padang, Sumatera Barat.
Ramli tidak diperbolehkan berangkat haji karena ketahuan mempunyai gagal ginjal. Padahal dia sempat dinyatakan lolos uji kesehatan. Dia cuci darah lebih dulu sebelum diperiksa. Namun Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Barat mengeluarkan surat tidak mengizinkan Ramli berangkat haji.
Video Ramli menangis tersebar di media sosial. Dengan mengenakan batik hijau, dia memohon kepada petugas Kanwil Kemenag untuk diizinkan berangkat ke Mekkah.
Salah seorang perempuan kerabat Ramli pun ikut memohon agar Ramli tetap diizinkan berangkat. Dia memohon dengan menangis.
“Walau pun mati di sana, itu tanggungjawab kami bu. Izinkan berangkat bu,” kata perempuan mengenakan jilbab putih itu.
Namun tetap Ramli tidak izinkan. Ramli pun pulang sambil menangis.
“Coba lihat video mereka pas pulang berdua itu... Nyeesseeek amat... Udah pakai seragam haji bukan nya berangkat, malah balik pulang..” komentar salah seorang warganet.
“Apa yg mereka pikirkan pasti hancurr, 7 tahun menabung, mau berangkat malah di halangi oleh manusia,” komentar dia lagi.
Baca Juga: Tangerang Siapkan Rp 1,2 Miliar untuk Transportasi Jemaah Haji
Berita Terkait
-
Tangerang Siapkan Rp 1,2 Miliar untuk Transportasi Jemaah Haji
-
Alumni 212 Tolak Dana Haji Dipakai Bangun Infrastruktur
-
Fahri Hamzah: Dana Haji untuk Infrastruktur, Dilaknat Allah
-
Ide Jokowi Pakai Dana Haji Untuk Infrastruktur Tak Sesuai UU
-
YLKI Tolak Ide Jokowi Pakai Dana Haji Untuk Proyek Infrastruktur
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN