Suara.com - Presiden Joko Widodo menorehkan goresan di atas kanvas putih saat menghadiri Lebaran Betawi di Perkampungan Budaya Betawi, Setu Babakan, Jakarta Selatan, Minggu (30/7/2017).
Kuas yang digoreskan Jokowi membentuk pola wajah dengan empat warna cat, yakni merah, kuning, biru dan hijau.
Saat menggores di atas kanvas, Jokowi didampingi oleh pelukis Betawi, Sarnadi Adam. Goresan Jokowi kemudian dilanjutkan oleh Sarnadi hingga membentuk sebuah karya lukisan.
Setelah itu, Jokowi meninjau tempat pembuatan golok yang dikerjakan oleh para pandai besi. Sejumlah pandai besi terlihat sibuk menempa besi dan sesekali membakar besi tersebut di tungku perapian hingga golok khas Betawi terbentuk sempurna.
Kemudian, Jokowi pun berjalan ke tepi danau Setu Babakan. Di danau ini mantan Gubernur DKI Jakarta ini melepas ikan mas sebanyak 50 kilogram.
Saat melepas ikan itu Jokowi didampingi Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat dan Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan