Suara.com - Sebanyak 17.845 Bendara Merah Putih dipasang di wilayah Kota dan Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dalam rangkaian kegiatan Festival Merah Putih.
Ketua Panitia Festival Merah Putih, Awal Syawaluddin, dalam pencanangan pemasangan bendera di Makodim 0606/Kota Bogor mengatakan, bendera akan dipasang selama satu pekan di wilayah Kota dan Kabupaten Bogor.
"Pencanangan awal bendera dipasang dari depan Makodim Jl Sudirman, sampai dengan Agricon Jalan Raya Tajur," terangnya, Senin (31/7/2017) malam.
Awal mengatakan kegiatan ini merupakan kali kedua diselenggarakan oleh Komunitas Bogor Sahabat (Bobat) bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bogor, dan sejumlah pihak. "Tahun ini untuk pertama kalinya Kabupaten Bogor ikut terlibat," katanya.
Lebih lanjut, Awal menuturkan bahwa selama sepekan 17.845 bendera akan dipasang di wilayah Kota dan Kabupaten Bogor dengan prioritas di jalur-jalur protokol. "Tujuannya agar tidak mengurangi pendapatan para pedagang yang berjualan umbul-umbul dan bendera," imbuhnya.
Awal menjelaskan, kegiatan ini dilakukan dengan tujuan utama menciptakan kebersamaan dalam perbedaan. Membangun sinergita antara Kabupaten dan Kota Bogor, serta mengajak masyarakat untuk menumbuhkan rasa nasionalisme melalui bendara sebagai simbol bangsa.
"Proklamasi kemerdekaan, dengan pemasangan merah putih ini bisa menjadi simbol pemersatu, sesuai tema kita Merah Putih mempersatukan kita," tutupnya.
Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menyatakan dukungan penuh atas terselenggaranya Festival Merah Putih. Pihaknya bahkan siap mensukseskannya dengan memasang 7.000 lebih bendera.
Ia mengatakan, Festival Merah Putih jangan direduksi sebatas pemasangan bendera dan umbul-umbul, karena itu simbol pemersatu bangsa Indonesia.
Baca Juga: Pameran Koleksi Karya Seni Istana Kepresidenan Digelar Besok
"Dan hari ini kita masifkan pemasangan bendera itu, untuk memperkuat simbolisasi bendera sebagai pemersatu kita," kata Bima.
Targetnya pemasangan 17.845 dilakukan selama satu minggu. Jumlah bendera tahun ini lebih banyak dari tahun sebelumnya hanya 12 ribu bendera saja. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Perang Timur Tengah Belum Goyahkan Ekspor RI, BPS Ungkap Mesin Pertumbuhan Ekonomi Masih Ngebut
-
Bukan Sekadar Tempat Transit, Wajah Baru Lounge Bandara Ini Setara Hotel Berbintang
-
Bahlil Beri Tugas Baru Lemigas Urus Impor Minyak dan LPG, Targetkan Pasokan Nasional Lebih Terjamin
-
Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah! Korupsi Itu Soal Integritas, Bukan Kurang Penghasilan
-
Industri Kecantikan Indonesia Makin Bergairah, Inovasi dan Teknologi Jadi Kunci Persaingan
-
Dari Kulit hingga Tekstil Ramah Lingkungan, Tren Fashion Masa Depan Makin Berkelanjutan
-
Wali Kota Solo Tegaskan Tak Toleransi Miras Ilegal, Empat Outlet Ditutup
-
Dari AI hingga Alat Diagnostik Presisi, Inovasi Teknologi Dorong Deteksi Penyakit Lebih Cepat
-
Watak Weton Rabu Pon Milik Presiden Prabowo Subianto, Simak Kelebihan dan Kekurangannya
-
BPS Ungkap Penjualan Truk hingga Pikap Melonjak 38,76%