Suara.com - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan murka setelah mengetahui seorang warga yang dituduh hendak melakukan kudeta terhadap dirinya, memakai kaus bertuliskan kata "Hero"saat dibawa ke pengadilan, akhir bulan Juli 2017.
"Hero" yang berarti pahlawan dalam bahasa Indonesia, merupakan simbolisasi kebebaran berada di pihak warga yang dituduh Erdogan melakukan kudeta.
Karena insiden tersebut, seperti dilansir Telegraph, Senin (7/8/2017), Erdogan kembali memberikan perintah diktatorialnya: setiap terdakwa harus memakai baju berwarna cokelat.
Sebelum memberikan perintah itu, Erdogan sempat terbawa emosi dan mengatakan setiap terdakwa dugaan kudeta yang dianggapnya kelompok teroris harus memakai baju tahanan seperti di penjara brutal Amerika Serikat Guantanamo.
"Mereka (para terdakwa) tidak lagi boleh memakai pakaian macam-macam, semaunya sendiri. Semua harus memakai seragam cokelat," tegas Erdogan ketika berpidato di kawasan Malatya.
Setiap terdakwa kudeta, kata Erdogan, harus memakai baju terusan (jumpsuits). Sementara terdakwa teroris diharuskan memakai jaket dan celana panjang.
"Mereka akan diperkenalkan ke seluruh dunia dengan cara seperti yang kukatakan ini," tukasnya lagi.
Sejak peristiwa 15 Juli 2016 yang dianggap Erdogan sebagai percobaan kudeta terhadap dirinya, pemerintah Turki sudah menahan lebih dari 50.000 orang.
Sedangkan 150.000 warga lainnya dikenakan sanksi skors. Mereka dituduh kudeta karena giat mengkritik Erdogan.
Baca Juga: Dikecam, Pemuda Ini Panjat Candi Borobudur Cuma untuk Selfie
Kaus ”Hero” yang dikenakan terdakwa pada persidangan tiga pekan lalu menyebabkan perdebatan sengit di dalam ruang sidang. Hakim perkara itu bahkan sempat menskors persidangan.
Menurut media-media Turki, sejumlah warga ditangkap polisi karena mengenakan kaos yang sama pada hari-hari setelah persidangan tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno
-
Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil
-
Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung
-
Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara
-
Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani
-
Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas
-
Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI