Suara.com - Sebanyak 12 anggota kelompok terlarang Partai Pekerja Kurdistan (PKK) tewas dalam operasi kontra teror terpisah di Turki Tenggara dan Irak Utara pada Sabtu (29/7/2017).
Operasi di Irak Utara dilakukan di Wilayah Zap dan Matina, menewaskan tiga gerilyawan yang diduga sedang mempersiapkan serangan dan menghancurkan gua dan lubang penyimpanan senjata, kata satu pernyataan yang dikeluarkan oleh Angkatan Bersenjata Turki.
Serangan-udara lain dilancarkan di Kabupaten Beytussebap di Provinsi Hakkari di Turki Tenggara, dan menewaskan sembilan anggota PKK, termasuk seorang anggota senior.
Seorang prajurit Turki juga gugur pada Ahad dalam satu operasi anti-PKK di Provinsi Hakkari, kata media lokal, sebagaimana dikutip Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Senin (31/7/2017) pagi.
PKK, yang dimasukkan ke dalam daftar organisasi teroris oleh Turki, Amerika Serikat dan Uni Eropa, telah melanjutkan aksi bersenjatanya melawan Pemerintah Turki sejak Juli 2015.
Menurut data dari media setempat, lebih dari 1.200 personel keamanan dan warga sipil telah tewas sejak serangan PKK, sementara lebih dari 7.000 anggota PKK tewas selama operasi di seluruh Turki dan Irak Utara. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
Rismon Bantah Terima Uang Damai Kasus Ijazah Jokowi, Sebut Tuduhan Tak Masuk Akal
-
RUU PPRT Belum Tuntas usai 22 Tahun, Koalisi Minta Presiden Segera Ambil Sikap
-
Stok Bensin dan Gas LPG Aman? Simak 5 Fakta Indonesia Borong Minyak Rusia
-
Sambil Dekap Buku Jokowis White Paper, Rismon Mengaku Bisa Tidur Nyenyak usai SP3
-
YouTube Hapus Video Lego Kritik Trump, Iran Murka: Pembungkaman Ala Barat
-
Antisipasi Lonjakan ISPA, Sudinkes Jaksel Siagakan Puluhan Fasilitas Kesehatan dan Kader
-
Dunia Sibuk dengan Perang AS-Iran, Korut Diam-diam Percepat Produksi Bom Nuklir
-
Warga Terkaya Tercatat Penerima JKN Bersubsidi, Menkes Janji Benahi Data
-
AS Blokade Selat Hormuz, China-Rusia Bersatu Tekan Washington
-
Wamendagri: Penyusunan Anggaran Daerah harus Selaras dengan RKPD