Suara.com - Puluhan penghuni Apartemen Green Pramuka City, Cempaka Putih, Jakarta Pusat long march di kawasan apartemen mengajak penghuni lain untuk ikut bergabung dalam demo. Mereka menolak pemutusan lahan parkir yang dikelola oleh pengelola apartemen.
Para penghuni juga membawa tujuh spanduk yang sudah berisi tanda tangan petisi warga apartemen Green Pramuka City.
"Ayo bapak, ibu yang merasa memiliki keluhan atas pengelola mari bergabung kita protes bersama. Ini lahan parkir kita diputus oleh pihak pengelola. Parkir kita jauh dari hunian sekarang," kata orator aksi, Sabtu (12/8/2017).
Orator aksi, mengatakan aksi sama sekali berjalan damai dan tidak melakukan aksi yang anarkis tersebut. Mereka terus mengajak penghuni lain yang masih berada di dalam apartemen untuk ikut turun bergabung.
"Kami hanya lakukan aksi damai. Ayo gabung yang masih didalam (apartemen) sini bersama kita turun. Kita tolak lahan parkir yang jauh dari hunian," ujarnya.
Sementara itu sambil berjalan long march, massa juga berteriak yel yel untuk mendukung komedian Muhadkly atau Acho yang dipolisikan oleh pihak pengelola atas keluhan Acho terhadappe pengelola diblog pribandinya.
Acho merupakan salah satu penghuni di Apartemen Green Pramuka City tersebut.
"Ayo ibu dan bapak Acho nggak sendiri kita bersama Acho. Acho adalah keluarga kita juga," ujar Orator.
"Suara Acho suara kami Tolak Parkir," teriak para massa aksi.
Baca Juga: Penghuni Apartemen Acho Protes Lahan Parkirnya untuk Mal
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT