Suara.com - Penghuni Apartemen Green Pramuka City (GPC) memprotes aturan parkir mahal di sana. Aturan itu dianggap sepihak.
Apartemen itu juga tempat komika Muhadkly MT atau Acho tinggal. Acho dipolisikan pihak apartemen karena protes di blog pribadinya.
Sementara kelompok warga yang protes ini mengadukan hal berbeda. Mereka mengelar dukungan tanda tangan warga GPC untuk menolak aturan parkir yang baru putusan sepihak dari pengelola apartemen GPC.
Putusan sepihak pengelola GPC ini antaranya lahan parkir warga di basement 1 dan 2 apartemen GPC ditutup pengelola. Alasannya untuk parkir pengunjung mall Green Pramuka Square. Padahal sudah 5 tahun basement 1 dan 2 dipakai untuk parkiran warga GPC.
Selain itu mobil warga GPC yang selama ini parkir di basement 1 dan 2 dipaksa keluar oleh pengelola dan pintu masuk ke basement 1 dan 2 itu ditutup pengelola.
Selain itu kendaraan yang tak keluar selama 3 hari dari parkiran GPC ini dikenakan dendauntuk mobil Rp150 rb dan untuk motor Rp50.000.
Motor hanya boleh parkir di basement tower Faggio. Warga menilai itu menyulitkan penghuni yang berada di tower Chrisant dan Bougenvile karena jauh dari lokasi parkir basement tower Faggio itu.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
Pilihan
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
Terkini
-
7 Fakta Adu Jotos Guru vs Siswa di Jambi: Dari Kata 'Miskin' Sampai Ancam Pakai Celurit
-
Menteri PU Ungkap Kebutuhan Anggaran Perbaikan Infrastruktur Sumatra Capai Rp74 Triliun
-
Jejak Politisi dan Oligarki di Balik Banjir Sumatra, JATAM Bongkar Nama-nama Besar
-
Jakarta Tambah 40 e-TLE Handheld Presisi, Polisi Perluas Penindakan Digital di Jalan Raya
-
Walhi Ungkap Parahnya Bencana Ekologis Aceh Tamiang, Negara Baru Hadir Sepekan Kemudian
-
DPR Sesalkan Insiden Guru-Murid Saling Serang di Jambi: Sekolah Bukan Arena Tinju!
-
Pemerintah Cuma Mikir Cuan, JATAM: Sumatra Akan Tetap Diterpa Bencana Meski Tak Ada Hujan Ekstrem
-
Tak Ada Kata Maaf, Kasus Ijazah Palsu Jokowi yang Menjerat Eggi Sudjana Resmi Dihentikan Polisi
-
Iran Bergejolak, DPR Peringatkan 'Aktor Asing' dan Desak Pemerintah Siapkan Evakuasi WNI
-
Legislator PKS Dorong Pembahasan RUU Perampasan Aset Harus Transparan dan Junjung Tinggi HAM