Suara.com - Seorang perempuan berusia 8 tahun tewas dan lima orang lainnya luka-luka setelah sebuah mobil menghantam restoran pizza di Sept-Sorts, sebelah timur Paris, Prancis, Selasa (15/8/2017) waktu setempat.
Menurut media setempat, dikutip Independent, sopir mobil tersebut sudah ditangkap dan segera menjalani pemeriksaan.
Melalui akun Twitter-nya, kepolisian Prancis memastikan investigasi awal sudah dilakukan. Polisi juga menghimbau agar warga setempat menjauh dari lokasi kejadian.
Seorang saksi mata yakin kejadian ini bukan kecelakaan murni, melainkan disengaja.
"Bagi saya ini disengaja dan ini adalah serangan teror. Ada sekitar 20 orang di teras restoran, mereka semua dihantam mobil itu," katanya kepada BFMTV.
Saat kejadian, si saksi itu baru saja membayar di kasir dan hendak meninggalkan restoran.
"Tiba-tiba mobil menghantam teras, menabrak bar," ujarnya.
Sementara, para pengamat mengatakan terlalu dini untuk menyimpulkan kejadian ini adalah serangan teror. Sebab, informasi mengenai peristiwa itu masih sangat minim.
Baca Juga: Agustinus Nekat Panjat Menara Sutet Tanjung Priok
Tag
Berita Terkait
-
Penembakan di Dekat Masjid Prancis, Delapan Orang Luka-luka
-
Paris Jerat Tiga Perempuan Radikal dengan Pasal Terorisme
-
Identitas 3 Perempuan Radikal yang Disinyalir Siapkan Bom Mobil
-
Lawan Teroris, Asosiasi Muslim Prancis Minta Pajak Makanan Halal
-
Tentara Prancis Tembak Mobil Penyerang di Dekat Masjid
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Pengamat UMY Sebut Prabowo Rugi Besar Jika 'Pelihara' Homeless Media: Itu Membodohi Publik
-
Talkshow di SMAN 9 Gowa, Ketum TP PKK Dorong Siswa Kembangkan Bakat dan Potensi Diri
-
Jejak Pelarian Pengasuh Ponpes Ndolo Kusumo Pati Berakhir di Wonogiri, Muka Lesu Tangan Diborgol
-
Letjen Robi Herbawan Ditunjuk Jadi Kabais TNI
-
Isu Persija vs Persib Tergusur Acara GRIB Jaya, Pramono: Saya Tidak Mau Berspekulasi
-
Donald Trump: Ayolah Iran, Kibarkan Bendera Putih
-
Ade Armando Resmi Keluar dari PSI, Pengamat Sebut Demi Selamatkan Citra Partai
-
Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot
-
Gelandang Botafogo Danilo Incar Satu Slot Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Top
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Intelijen Itu Alat Negara, Bukan Alat Emosi