Suara.com - Presiden RI Joko Widodo mengharapkan jalan layang Simpang Susun Semanggi (SSS) dapat mengurangi kemacetan kendaraan bermotor di Ibu Kota.
Harapan itu diutarakan Jokowi setelah meresmikan SSS bertepatan dengan HUT ke-72 Kemerdekaan RI.
"Ini bukan hanya ada di titik jantungnya Jakarta, tapi juga negara, Indonesia. Keramaian yang paling padat adalah di kawasan Semanggi," ujar Jokowi di Taman Semanggi, Jakarta, Kamis (17/8/2017) malam.
Jokowi meniliai, pembangunan SSS yang digawangi PT Wijaya Karya ini terbilang sangat cepat. Menurutnya, itu tak lepas dari peran Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ketika masih menjabat sebagai Gubernur Jakarta, yang membuat kebijakan tersebut.
"Cepat sekali. Saya sangat menghargai sekali kerja gubernur sekarang (Djarot Saiful Hidayat) maupun yang sebelumnya (Ahok)," kata Jokowi.
Sebelum diresmikan, SSS sudah diuji coba untuk umum sejak Jumat (28/7) malam. Proyek ini dibiayai dari dana kompensasi pelampauan koefisien lantai bangunan PT Mitra Panca Persada, anak perusahaan asal Jepang, Mori Building Company. Adapun nilai pembangunannya mencapai Rp360 miliar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik
-
DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam
-
Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!
-
Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan
-
Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan
-
Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?