Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ani Yudhoyono di Istana [suara.com/Erick Tanjung]
Selain foto bersama, mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono juga menghadiri jamuan makan siang dengan mantan Presiden Megawati Soekarnoputri di Istana Kepresidenan, Jakarta, usai upacara peringatan HUT RI yang ke 72, Kamis (17/8/2017).
Perjamuan makan siang tersebut juga dihadiri oleh mantan Presiden B. J. Habibie dan tentu saja Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.
Putra sulung Yudhoyono, Agus Harimurti Yudhoyono, yang turut hadir dalam peringatan HUT RI di Istana Merdeka mengapresiasi pertemuan Yudhoyono dan Megawati.
"Oh iya makan siang bersama, tadi kan dijamu Presiden, ada tumpengan diberikan kepada pejuang 1945 yang masih bersama kita," kata Agus.
Namun, Agus tak melihat apakah Yudhoyono duduk dalam satu meja makan dengan Megawati atau tidak.
"Saya nggak lihat secara khusus, nggak perhatian satu per satu," ujar dia.
Agus menilai kehadiran Yudhoyono di Istana dalam acara HUT RI merupakan hal yang wajar. Dia menjelaskan beberapa tahun terakhir, ayahnya tidak bisa hadir di Istana karena mengikuti agenda lain.
"Kali ini beliau (SBY) bisa, tahun sebelumnya ada kegiatan, tahun ini bisa. Saya beserta keluarga yang lain bisa hadir acara di sini," tutur dia.
Pertamakali
Untuk pertamakali dalam beberapa tahun terakhir dua mantan presiden itu sama-sama menghadiri HUT RI di Istana Merdeka.
Yudhoyono datang ke Istana Merdeka ditemani istri Ani Yudhoyono dan tiba di istana sekitar pukul 09.00 WIB. Dia mengenakan pakaian adat dari daerah Palembang, sedangkan Ani Yudhoyono mengenakan kebaya berwarna merah dilengkapi kain bercorak merah putih.
Megawati juga hadir didampingi oleh putrinya, Puan Maharani, yang juga menjabat Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
Mantan kepala negara lainnya, Habibie, juga menghadiri upacara itu dengan mengenakan pakaian adat khas Bugis Makassar dilengkapi dengan kacamata hitam.
Dua putra Yudhoyono, Agus Yudhoyono beserta istri Annisa Pohan dan Edhie Baskoro bersama istri Aliya Radjasa juga menghadiri upacara ini.
Perjamuan makan siang tersebut juga dihadiri oleh mantan Presiden B. J. Habibie dan tentu saja Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.
Putra sulung Yudhoyono, Agus Harimurti Yudhoyono, yang turut hadir dalam peringatan HUT RI di Istana Merdeka mengapresiasi pertemuan Yudhoyono dan Megawati.
"Oh iya makan siang bersama, tadi kan dijamu Presiden, ada tumpengan diberikan kepada pejuang 1945 yang masih bersama kita," kata Agus.
Namun, Agus tak melihat apakah Yudhoyono duduk dalam satu meja makan dengan Megawati atau tidak.
"Saya nggak lihat secara khusus, nggak perhatian satu per satu," ujar dia.
Agus menilai kehadiran Yudhoyono di Istana dalam acara HUT RI merupakan hal yang wajar. Dia menjelaskan beberapa tahun terakhir, ayahnya tidak bisa hadir di Istana karena mengikuti agenda lain.
"Kali ini beliau (SBY) bisa, tahun sebelumnya ada kegiatan, tahun ini bisa. Saya beserta keluarga yang lain bisa hadir acara di sini," tutur dia.
Pertamakali
Untuk pertamakali dalam beberapa tahun terakhir dua mantan presiden itu sama-sama menghadiri HUT RI di Istana Merdeka.
Yudhoyono datang ke Istana Merdeka ditemani istri Ani Yudhoyono dan tiba di istana sekitar pukul 09.00 WIB. Dia mengenakan pakaian adat dari daerah Palembang, sedangkan Ani Yudhoyono mengenakan kebaya berwarna merah dilengkapi kain bercorak merah putih.
Megawati juga hadir didampingi oleh putrinya, Puan Maharani, yang juga menjabat Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
Mantan kepala negara lainnya, Habibie, juga menghadiri upacara itu dengan mengenakan pakaian adat khas Bugis Makassar dilengkapi dengan kacamata hitam.
Dua putra Yudhoyono, Agus Yudhoyono beserta istri Annisa Pohan dan Edhie Baskoro bersama istri Aliya Radjasa juga menghadiri upacara ini.
Komentar
Berita Terkait
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik
-
Momen Jokowi Dianugrahi Gelar Baginda Pemuka Bangsa oleh 5 Kerajaan Adat Lampung
-
Roy Suryo Jalani Sidang Perdana Praperadilan Terkait Kasus Ijazah Jokowi
-
Pengamat UMY Soal Safari Politik Jokowi dan PSI: Upaya Amankan Oligarki Lewat Politik 'Bagi Uang'
-
Ditanya Bro Ron Masih Kuat atau Tidak di Lampung, Jawaban Singkat Jokowi Bikin Heran
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
Terkini
-
Bukan Musibah Biasa, Pemerintah Didesak Bentuk Tim Independen Usut Kematian 5 Peserta Latsarmil
-
Bukan Cuma Soal Injak Kepala Kerbau, Lukas Luwarso Soroti Tokoh di Balik Acara Jokowi di Lampung
-
Modus PKBM Indonesia Negeriku Korupsi Dana Pendidikan Ratusan Pelajar
-
Gus Yaqut Jalani Tindakan Medis di RS Polri, KPK Berharap Segera Kembali Hadapi Proses Hukum
-
Prabowo Bentuk Satgas Guru Besar, Komisi X DPR Siap 'Pelototi' Lewat Pengawasan
-
Fakta Mengerikan di Balik Tato 'Love Topik TH' Korban Penyekapan Bandung
-
Alasan Meringankan Vonis 10 Tahun Penjara Nadiem: Jadi Tokoh Inovasi Pendidikan dan Teknologi
-
Update Perdamaian AS - Iran, Kapan Berunding Lagi?
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Sengketa Lahan 2,4 Hektare Memanas di Jakarta, Massa Desak Dugaan Mafia Tanah Diusut