Suara.com - Kontingen Indonesia berpotensi menambah medali emas dalam pertandingan SEA Games 2017 pada Minggu (20/8/2017) menyusul dua medali emas yang telah diraih pada Rabu (16/8/2017).
Peluang pertama tambahan medali emas Indonesia ada pada pertandingan cabang polo air putra dalam laga yang akan berlangsung di di Stadion Akuatik Bukit Jalil Kuala Lumpur, Malaysia.
Tim polo air putra Merah-Putih akan mampu merebut medali emas SEA Games ke-29 itu dengan catatan menang atas tim putra Filipina. Selain menang atas Filipina, tim polo air putra Indonesia juga perlu menambah catatan selisih gol atas tim Singapura yang akan melawan tim tuan rumah Malaysia.
Potensi medali emas Indonesia juga terdapat pada perlombaan panahan nomor recurve individu putra dan putri.
Tim Merah-Putih mempunyai tiga atlet unggulan yaitu Titik Kusumawardani yang meraih medali emas nomor recurve individu putri pada SEA Games 2015. Selain Titik, Indonesia juga mempunyai Riau Ega Agatha Salsabila dan Ika Yuliana Rochmawati yang menyabet medali emas pada nomor tim campuran SEA Games 2015.
Pada cabang boling, Indonesia menaruh harapan medali emas pada Ryan Leonard Lalisang dan Tannya Roumimper yang akan turun pada perlombaan nomor individu putra dan individu putri.
Indonesia juga mempunyai potensi medali emas pada pertandingan cabang wushu nomor Nan Quan putri atas nama Juwita Niza yang telah meraih medali perak pada SEA Games 2015.
Meskipun peluang terdapat pada empat cabang olahraga yang berlangsung pada Minggu, Indonesia masih dapat berharap tambahan medali pada cabang lain seperti renang indah, senam artistik tim putri, dan tenis meja.
Pada Sabtu (19/8/2017), Kontingen Indonesia menambah dua medali perak dan satu medali perunggu dari cabang atletik, sepak takraw, dan tim polo air putri. Indonesia menempati peringkat keempat perolehan medali dengan total dua medali emas, dua medali perak, dan empat medali perunggu. (Antara)
Berita Terkait
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
Tiga Kunci Keberhasilan Para Judo Indonesia Sikat Semua Emas di ASEAN Para Games 2025
-
ASEAN Para Games 2025: Rebut Tujuh Emas, Jendi Pangabean Buktikan Konsistensi dan Dukungan Keluarga
-
ASEAN Para Games 2025: Indonesia Sudah Dapatkan 102 Emas, Masih Akan Bertambah Lagi
-
Target 5 Emas Terpenuhi, Indonesia Bidik Juara Umum Para Bulu Tangkis di ASEAN Para Games 2025
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Satgas PKH Buka Suara Soal Pertemuan Letjen Richard Tampubolon dengan Gubernur Sherly
-
Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global
-
Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas
-
LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik
-
Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman
-
wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi
-
Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester
-
Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar