Suara.com - Polda Metro Jaya masih menelaah isi percakapan pesan singkat Wali Kota terpilih Kendari, Sulawesi Tenggara, Adriatma Dwi Putra (ADP) yang diduga mencemarkan nama baik dan memfitnah seorang model cantik bernama Destiya Purna Panca alias Destiara Talita.
"Kami masih cek, apakah itu chat pribadi yang bersangkutan dengan pelapor. Penyidik masih menunggu klarifikasi dari pelapor. Nanti akan kami kroscek dengan terlapor," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono saat dikonfitmasi, Senin (21/8/2017).
Argo mengatakan, penyidik nantinya juga akan meminta pendapat sejumlah ahli guna menentukan tuduhan tersebut memenuhi unsur pidana atau tidak.
“Kami akan meminta penilaian ahli pidana, bahasa, dan telematika. Nanti saksi ahli menilai,” tukasnya.
Argo juga belum bisa memastikan jadwal pemeriksaan Adriatma yang telah dilaporkan Destiara kepada mereka beberapa waktu lalu.
Sebelumnya, polisi telah memeriksa Adriatma pada Jumat (18/8/2017). Dia dicecar 25 pertanyaan perihal kasus dugaan pencemaran nama baik dan fitnah yang dilaporkan Talita.
Dia juga membantah pernyataan yang diutarakan Talita kepada sejumlah media massa. Adriatma menegaskan tidak pernah terlibat perselingkuhan dengan Talita.
"Saya sudah berikan keterangan. Sesuai dengan apa yang terjadi. Selama ini yang diberitakan di media masih sepihak, tadi sudah kami berikan informasi khususnya," ujar Adriatma.
Dia juga meminta pihak mana pun tak mendramatisasi kasus pencemaran nama baik yang dituduhkan kepada dirinya.
Baca Juga: DPR: Jangan Samakan Presiden Jokowi dengan Binatang
"Saya kira, mungkin tidak perlu didramatisir seperti telenovela. Karena sebenarnya tidak ada apa-apa di antara kami," tukasnya lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat